Eks Suami Nindy Ayunda Tak Terima Video Kekerasan Anaknya Beredar Luas, Tegaskan Hal Ini
YouTube/Nindy Ayunda
Selebriti
Kasus Kekerasan Anak Nindy Ayunda

Askara Parasady Harsono menulis surat pernyataan yang berisi soal keberatannya terkait beredar rekaman CCTV penganiayaan terhadap anaknya. Secara mengejutkan, Askara justru membela mantan pengasuh anaknya itu.

WowKeren - Tersebarnya rekaman CCTV dugaan penganiayaan terhadap anak yang dilakukan mantan pengasuh Nindy Ayunda rupanya direspons berbeda oleh Askara Parasady Harsono. Mantan suami Nindy Ayunda itu mengaku keberatan dengan beredarnya rekaman video itu.

Melalui sang kuasa hukum, Fachmi Bachmid, Askara menitipkan surat pernyataannya. Ia merasa ada unsur eksploitasi terhadap anak keduanya tersebut.

"Saya sangat keberatan dengan kejadian tersebut disebarluaskan melalui media elektronik dan berita online. Sehingga patut diduga perbuatan menyebar video anak saya, merupakan bentuk eksploitasi anak saya yang masih di bawah umur," kata Fachmi mengutip surat Askara saat ditemui di kawasan Condet, Jakarta Timur, Minggu (27/6).

Askara khawatir tindakan penyebaran itu dapat mengganggu tumbuh kembang anaknya. Bahkan dilihat dari UU anak, ia menyebut penyebaran itu masuk pelanggaran Undang Undang Perlindungan Anak dan ITE.

"Maka dengan menyebarkan video itu, sangat merugikan pertumbuhan dan perkembangan anak saya yang akan mengganggu tumbuh kembang anak saya. Sehingga patut diduga perbuatan tindak pidana melanggar Undang Undang Perlindungan Anak sebagai mana dimaksud UU nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU tahun 2002 tentang perlindungan anak atau tindak pidana ITE," bebernya.


Lebih lanjut, Askara meminta agar jangan ada pihak yang memperkarakan sosok mantan pengasuhnya, Lia ke hukum atau pun Komnas anak. Askara menyebut Lia adalah anak buah yang sudah mengabdi kepada keluarganya selama bertahun-tahun.

"Bahwa saya menegaskan bagi siapa saja yang memperkarakan atau mempermasalahkan para pekerja saya, yang sudah mengabdi kepada keluarga kami bertahun-tahun dengan ikhlas, maka tidak perlu memperpanjang hal-hal tersebut ke tanah hukum dan Komnas anak," ungkap Askara.

Menurut Askara, kejadian itu sudah lewat dan basi jika harus dipermasalahkan sekarang. Ia mengaku jika keluarganya sudah memaafkan Lia atas kekhilafannya sehingga tak perlu diperpanjang lagi.

"Kejadian yang sudah lewat cukup diselesaikan secara kekeluargaan dan memaafkan dari lubuk hati kita yang paling dalam atas kekhilafan tersebut. Marilah kita berfikir lebih cerdas dan lebih maju demikian surat pernyataan ini saya buat sebenarnya benarnya dan berani mengangkat sumpah atas kebenarannya," imbuhnya.

"Dibuat di Jakarta pada 26 Juni, yang membuat pernyataan ayah dari A Dinara Parasady Harsono, Askara Parasady Harsono," tutup Askara.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts