Wamenkumham Minta Santunan Rp 30 Juta Korban Kebakaran Lapas Tangerang Tak Dilihat Dari Jumlahnya
Instagram/eddyhiariej
Nasional
Kebakaran Lapas Tangerang

Menurut Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Eddy Hiariej, santunan tersebut adalah bentuk tanggung jawab dan tali kasih pemerintah atas tragedi kebakaran Lapas Tangerang.

WowKeren - Tragedi kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, telah menewaskan 48 orang. Keluarga korban tewas dalam kebakaran ini akan mendapat santunan sebesar Rp 30 juta dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Wakil Menkumham, Eddy Hiariej, lantas meminta agar santunan tersebut tak dilihat dari jumlahnya. Menurut Eddy, santunan tersebut adalah bentuk tanggung jawab dan tali kasih pemerintah atas tragedi kebakaran tersebut.

"Jangan dilihat dari besaran uang dukanya, tetapi dilihat dari salah satu bentuk tanggung jawab dan tali kasih kami kepada korban," tutur Eddy di RS Polri Kramatjati, Rabu (15/9).

Lebih lanjut, Eddy menyatakan bahwa Kemenkumham menyerahkan uang santunan tersebut diiringi dengan perasaan dukacita yang mendalam. "Bahwa apa yang terjadi sama sekali tidak kita inginkan," kata Eddy.


Sebelumnya, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sempat menyoroti santunan bagi korban jiwa kebakaran Lapas Tangerang tersebut. Menurut Wakil Ketua LPSK, Meneger Nasution, santunan tersebut tidak sebanding dengan nyawa yang hilang dalam tragedi kebakaran tersebut.

Sementara itu, tim Disaster Victim Identification (DVI) hingga saat ini telah berhasil mengidentifikasi 25 jenazah korban jiwa kebakaran Lapas Tangerang. Eddy atas nama Kemenkumham pun menyampaikan terima kasih kepada DVI yang telah bekerja keras.

"Tidak mudah bagi tim DVI Polri melakukan identifikasi, tapi dengan kerja keras dan profesionalnya, Polri berhasil mengidentifikasi 25 jenazah," tutur Eddy.

Sebagai informasi, tujuh dari 48 korban meninggal usai sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Dengan demikian, masih ada 16 korban jiwa yang saat ini masih diidentifikasi oleh tim DVI dan dokter forensik.

Di sisi lain, pihak kepolisian telah menerjunkan penyidik untuk menginvestigasi kasus kebakaran tersebut. Polisi bahkan membuka kemungkinan ada lebih dari satu tersangka dalam kasus kebakaran tersebut.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts