Bintang Tinju Manny Pacquiao Siap Maju Jadi Capres Filipina 2022
Twitter/mannypacquiao
Dunia

Manny Pacquiao telah menerima pencalonan di konvensi nasional faksi partai PDP-Laban yang dipimpinnya. Ia memperingatkan politisi yang dianggap melakukan korupsi 'akan segera berakhir di penjara bersama'.

WowKeren - Bintang tinju sekaligus senator Filipina, Manny Pacquiao, menyatakan akan mencalonkan diri sebagai Presiden di Pemilu 2022. Pada Minggu (19/9), Pacquiao menerima pencalonan di konvensi nasional faksi partai PDP-Laban yang dipimpinnya.

"Saya seorang petarung, dan saya akan selalu menjadi petarung di dalam dan di luar ring," ujar Pacquiao dalam pidatonya. "Kami membutuhkan pemerintah untuk melayani rakyat kami dengan integritas, kasih sayang, dan transparansi."

Pada awal bulan ini, faksi lain dari partai PDP-Laban telah mencalonkan paslon senator Bong Go dan Presiden Rodrigo Duterte untuk maju Pilpres Filipina 2022. Nominasi Duterte sebagai Wakil Presiden Filipina ini dinilai kritikus sebagai taktik sinis untuk mempertahankan kekuasaan sang Presiden.

Duterte yang dilarang oleh konstitusi untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan enam tahun kedua, telah menerima pencalonan tersebut. Meski demikian, Go telah menolak pencalonan tersebut. Keretakan antara faksi Pacquiao dan Duterte pun terus meningkat.


Adapun Duterte selama ini telah memerangi obat-obatan terlarang secara brutal. Pekan lalu, Duterte menyatakan tidak akan bekerja sama dengan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) dalam upaya penyelidikan terkait perang narkoba di negara itu.

Sementara Pacquiao, yang pernah menjadi sekutu politik Duterte, menuduh Sang Presiden telah memperburuk korupsi di Filipina. Meski sejumlah pihak mempertanyakan kualifikasinya untuk mencalonkan diri di Pilpres 2022, Pacquiao mengaku memiliki lebih banyak bekal untuk memahami penderitaan masyarakat serta memerangi kemiskinan dan korupsi dengan pengalamannya tentang kesulitan pribadi.

"Sepanjang hidup saya, saya tidak pernah mundur dalam pertarungan apa pun," tegasnya.

Lebih lanjut, Pacquiao memperingatkan politisi yang dianggap bertanggung jawab atas korupsi "akan segera berakhir di penjara bersama". Perang anti-korupsi Pacquiao ini berawal dari senat yang membuka penyelidikan atas dugaan harga pasokan dan peralatan medis yang terlalu mahal yang dibeli di bawah program respons pandemi pemerintah Filipina.

Di sisi lain, faksi yang mendukung Duterte mengaku akan mengajukan petisi kepada Komisi Pemilihan untuk menyatakan Pacquiao dan sekutunya sebagai pejabat tidak sah dari PDP-Laban.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts