Siap Tayang di Netflix, Britney Spears Ternyata Tak Setuju dengan Film Dokumenter Konservatorinya
AFP
Film

Sutradara Erin Lee Carr mengatakan bahwa dia mencoba menghubungi Britney Spears untuk proyek tersebut namun rupanya upaya itu tak kunjung membuahkan hasil.

WowKeren - Netflix telah merilis trailer untuk film dokumenter "Britney Vs. Spears". Film yang menceritakan pertarungan konservatori sang bintang dengan ayahnya itu dijadwalkan akan dirilis pada 28 September mendatang.

Namun, siapa sangka jika Spears sendiri tak setuju dengan rilis film itu? Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh seorang sumber kepada Page Six. "Ini adalah film dokumenter tidak sah lainnya tanpa restu atau partisipasinya," ujar sumber itu melansir Page Six.

Sutradara Erin Lee Carr mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Los Angeles Times yang diterbitkan Rabu (22/9) bahwa dia mencoba untuk menghubungi Spears untuk proyek tersebut. Ia mengklaim bahkan telah mengirim surat kepada penyanyi "Overprotected". Namun rupanya upaya itu tak kunjung membuahkan hasil. Ia pun berpikir mungkin Spears sedang sibuk untuk berfokus pada kehidupan pribadinya, mengingat Spears baru saja mengumumkan pertunangannya dengan Sam Asghari.


"Saya selalu berharap dan bermimpi serta berdoa kepada para dewa dokumenter," katanya. "Saya mencoba menghubunginya berulang kali. Tetapi saya harus duduk dengan pemahaman bahwa itu tidak mungkin terjadi."

Sudah menjadi rahasia umum bahwa pelantun "Stronger" itu bukanlah seorang yang setuju dengan gagasan di mana momen paling traumatis dalam hidupnya diputar ulang di layar. Setelah dokumen FX/New York Times yang menyayat hati, "Framing Britney Spears", rilis pada bulan Februari, orang dalam mengatakan bahwa Spears hampir tidak bisa menontonnya pada awalnya.

"Dia memilih untuk tidak menontonnya karena dia muak dengan konservatori," kata seorang sumber kepada Page Six setelah pemutaran perdana. Namun kemudian selang beberapa hari, Spears menemukan suatu adegan yang membuatnya emosional.

Adegan itu membuatnya sulit untuk menonton film dokumenter itu. "Tapi, dia merasa, untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, orang-orang berada di pihaknya dan segalanya akan menjadi lebih baik untuknya," lanjut sumber itu.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts