SM Entertainment Dikritik Atas Perlakukan Tak Adil pada Red Velvet Dibandingkan aespa
Selebriti

Banyak netizen kaget setelah mengetahui bahwa Red Velvet, meskipun telah melalui 20 era promosi dalam waktu lebih dari 7 tahun sejak debut, hanya memiliki total 5 video dance practice.

WowKeren - Fans mengkritik SM Entertainment karena perlakuan tidak adil terhadap Red Velvet dibandingkan dengan junior mereka, aespa. Meskipun menjadi girl grup populer, Red Velvet tidak dipromosikan dengan baik oleh SM, terbukti dengan video dance practice mereka.

Video dance practice dianggap sebagai konten yang "harus dimiliki" selama setiap comeback grup idol K-pop. Oleh karena itu, merupakan kejutan besar bagi banyak netizen setelah mengetahui bahwa Red Velvet, meskipun telah melalui 20 era promosi dalam waktu lebih dari 7 tahun sejak debut, hanya memiliki total 5 video dance practice.

"Umpah Umpah" adalah salah satu title track langka Red Velvet dengan video dance practice. Secara khusus, dengan mempertimbangkan grup secara keseluruhan dan sub-unit, baik latihan maupun penampilan dance, sejauh ini Red Velvet hanya merilis video koreografi untuk 5 lagu yaitu "Rookie", "Umpah Umpah", "Naughty", "Psycho", dan "Look".

Perlu disebutkan bahwa banyak tangkapan layar dari video dance practice Red Velvet bahkan "bocor" sebelumnya, namun SM akhirnya menolak untuk mengunggah versi lengkapnya. SM merilis di balik layar untuk latihan "Power Up" tetapi video dance practice resmi tidak dapat ditemukan.


SM Entertainment Dikritik Atas Perlakukan Tak Adil pada Red Velvet Dibandingkan aespa

Source: Kbizoom

Melihat situasi ini, netizen tidak bisa tidak membandingkan perlakuan yang diterima Red Velvet dari SM dengan aespa grup junior mereka. aespa baru debut selama lebih dari setahun dengan 3 judul lagu utama, tetapi penggemar aespa telah disuguhi berbagai jenis konten, termasuk video dance practice dan dance performance.

Dengan setiap lagu aespa, SM selalu merilis lebih dari satu video dance. Perbedaan jumlah video koreografi antara Red Velvet dan aespa dipandang sebagai bukti bahwa SM tidak mempromosikan Red Velvet dengan baik dan lebih fokus pada grup junior mereka. Hal ini membuat para penggemar marah dan menuntut SM untuk memperlakukan Red Velvet dengan lebih baik.

"Aku kira mereka melakukan ini dengan sengaja sehingga penggemar dapat fokus pada streaming MV," komentar netizen. "aespa baru debut selama satu tahun namun mereka sudah memiliki lebih banyak video dance daripada Red Velvet," kata netizen lainnya. "Dengan cara SM mempromosikan mereka, sungguh menakjubkan bagaimana Red Velvet bisa sepopuler ini," ujar yang lain.

"Salah SM Red Velvet kurang populer dari TWICE dan BLACKPINK," kata netizen. "Red Velvet nyaris tidak mendapat promosi, musik mereka bagus tapi juga eksperimental," komentar yang lain. "SM tidak memposting latihan dance girl grup (kecuali untuk aespa)," imbuh lainnya.

(wk/dewi)


You can share this post!


Related Posts