Tangis Nurul Arifin Pecah Cium Maura Magnalia Terakhir Kali, Beri Pesan untuk Para Orangtua
instagram/na_nurularifin
Selebriti
RIP Putri Nurul Arifin

Nurul Arifin tak kuasa menahan air matanya yang langsung pecah saat mencium jenazah sang putri untuk terakhir kalinya, sempat sampaikan pesan begini kepada para orangtua.

WowKeren - Prosesi tutup peti Maura Magnalia Madyaratri, putri anak sulung Nurul Arifin dan Mayong Suryo Laksono dilakukan pada hari Rabu ini, 26 Januari 2021. Meski berbeda keyakinan, namun Nurul setia mengikuti proses yang berlangsung.

Prosesi tutup peti Maura berlangsung di kediaman Nurul Arifin dan Mayong Surya Laksomo di kawasan Depok, Jawa Barat. Prosesinya berlangsung dengan penuh kesedihan keluarga melepas kepergian dara cantik berusia 28 tahun tersebut.

Kesedihan semakin terasa saat Nurul Arifin berada di samping jenazah sang putri. Nurul tak kuasa menahan air matanya yang tumpah tatkala mencium dan mengelus putri tercintanya untuk terakhir kali.

Suara tangis Nurul Arifin sontak membuat terenyuh. Keluarga berusaha menguatkan Nurul yang begitu erat dan lembut memeluk sang putri tercinta.



Pujian-pujian terus diantarkan untuk kepergian Maura sebelum peti ditutup. Nurul Arifin sendiri terlihat tak berhenti mengelus wajah cantik sang putri tercinta.

Maura Magnalia dikabarkan menghembuskan napas terakhir pada hari Selasa (25/1) kemarin diduga karena serangan jantung. Maura ditemukan meninggal dunia di meja makan oleh asisten rumah tangga dalam keadaan badan lemas dan suhu tubuhnya terasa dingin. Sementara itu setelah prosesi tutup peti, jenazah putri Nurul Arifin diberangkatkan dan dimakamkan di Pemakaman San Diego Hill, Kawarang, Jawa Barat.

Kepergian Maura tentu membuat Nurul Arifin begitu terpukul. Kesedihan begitu menyelimuti hatinya. Ia sendiri sebelumnya sempat menyampaikan sebuah pesan menyentuh bagi para orangtua untuk semakin menambah erat hubungan cinta dan kasih dengan anak-anak.

“Kepada semua orang tua saya berpesan supaya lebih dekat dengan anak. Jangan emosional menghadapi anak saat sekolah lewat laptop dan handphone. Karena saya merasakan, kalau terlalu keras dengan anak, hasilnya adalah anak jadi pemberontak. Jadi kalau bisa berikan cinta sebanyak-banyaknya," pesan Nurul Arifin melalui rekan media, Selasa (25/1).

(wk/sept)


You can share this post!


Related Posts