Simu Liu Hingga Kevin Jonas Komentari Keputusan Elon Musk Beli Twitter
Selebriti

Aktor Simu Liu hingga musisi Kevin Jonas ikut mengomentari keputusan miliarder Elon Musk mengakuisisi Twitter. Diketahui, Elon Musk membeli Twitter dengan harga fantastis.

WowKeren - Baru-baru ini masyarakat dunia dibuat geger usai miliarder Elon Musk resmi membeli salah satu platform media sosial terbesar yakni Twitter. Elon Musk membeli Twitter dengan harga 44 miliar USD atau setara Rp 634 triliun.

CEO Tesla itu berkomitmen untuk menjadikan Twitter sebagai media sosial yang privat. Elon Musk juga berjanji akan mengembangkan fitur-fitur baru di Twitter.

Terkait kabar tersebut, sejumlah selebriti Hollywood memberikan beragam respons dan komentar. Salah satunya adalah aktor Kanada-China, Simu Liu.

Simu sepertinya muncul sebagai pihak yang kurang menyetujui keputusan Elon Musk untuk mengakuisisi Twitter. Pasalnya, melalui tweet-nya, Simu Liu terdengar kesal saat mengomentari kabar tersebut.

Simu mempertanyakan alasan Elon Musk membeli Twitter. Melihat 44 miliar USD adalah angka yang sangat besar untuk sebuah platform.

"Apakah tidak ada yang lebih baik untuk dilakukan dengan 44 miliar dolar?" tulis Simu melalui laman Twitter-nya.

Photo-INFO

Twitter


Rupanya, banyak yang menyetujui pandangan Simu Liu. Sebagian menyayangkan keputusan Elon Musk untuk mengakuisisi Twitter.

Sementara itu, musisi Kevin Jonas kakak Nick Jonas juga mengomentari kabar Elon Musk mengakuisisi Twitter. Kevin tak menunjukkan keberatannya ataupun dukungannya terhadap keputusan Elon Musk membeli Twitter.

Kevin malah mempertanyakan hal yang membuat publik tertawa. Ia bertanya apakah Twitter akan segera memberikan fasilitas "edit-tweet" kepada penggunanya usai Elon Musk mengakuisisi media raksasa tersebut.

Photo-INFO

Twitter

"Apakah kita sekarang akan mendapatkan opsi edit tweet?" celetuk Kevin usai Elon Musk membeli Twitter.

Menariknya, komentar Kevin Jonas adalah pertanyaan yang kerap dibahas oleh para pengguna Twitter. Pasalnya, Twitter sebelumnya menyampaikan tengah mengerjakan tombol edit yang memungkinkan pengguna mengubah tweet setelah diunggah.

Jay Sullivan selaku Wakil Presiden produk konsumen perusahaan membenarkan hal tersebut. Ia menuturkan bahwa itu adalah fitur Twitter yang paling banyak diminta selama bertahun-tahun.

(wk/Sisi)


You can share this post!

Related Posts