Kim Kardashian Perlu Waktu Enam Bulan Dan Pergi Ke Psikiater Sebelum Kenalkan Pete Davidson Ke Anak
Instagram/kimkardashian
Selebriti

Kim Kardashian buka-bukaan soal perjuangan perkenalkan sang kekasih, Pete Davidson ke anak-anaknya. Butuh waktu enam bulan dan bantuan psikolog sebelum Kim sampai ke tahap tersebut.

WowKeren - Pasangan selebriti Hollywood Kim Kardashian dan Pete Davidson santer menjadi perbincangan publik. Pasalnya, hubungan keduanya semakin terlihat romantis dan harmonis.

Keluarga Kim diketahui juga telah memberikan restu pada hubungan keduanya. Hal itu terbukti usai Pete didapati kerap berada di acara penting keluarga Kardashian Jenner.

Pete juga kabarnya sudah akrab dengan keempat anak Kim bersama sang mantan suami, Kanye West. Hal itu terbukti usai paparazi kerap memergoki Pete mengajak anak-anak Kim keluar.

Pete bahkan belum lama ini didapati mengajak keluar North West dan Saint West jalan-jalan. Kanye pun dikabarkan sempat kesal melihat kedekatan Pete dengan anak-anaknya.

Kendati begitu, momen keakraban Pete dengan anak-anak Kim diketahui harus melewati proses yang panjang. Kim pun buka-bukaan soal perjuangannya memperkenalkan Pete dengan keempat anaknya yang masih kecil.


Kim mengaku membutuhkan waktu setidaknya enam bulan untuk mempertemukan Pete dengan anak-anak. Kim juga mengaku menerima banyak saran dan masukan dari sang kakak, Kourtney Kardashian yang juga memiliki pengalaman serupa.

"Untungnya saya memiliki saudara perempuan yang telah melalui semua itu dan kami membicarakannya. Saya pasti ingin menunggu enam bulan. Itu adalah penandanya," kata Kim melalui wawancara bersama Today baru-baru ini.

Kim bahkan rela mendatangi terapis demi meminta nasihat dan masukan yang baik sebelum mempertemukan Pete dengan anak-anak. Ia juga mendengar cerita para rekannya yang mengalami masalah serupa. "Saya berkonsultasi dengan beberapa terapis dan teman yang pernah mengalaminya," ungkap Kim.

Kim mencoba berhati-hati sebelum mengenalkan keempat anaknya pada sang kekasih baru. Ia mengupayakan yang terbaik dengan menghormati semua pihak yang terlibat agar tak timbul konflik atau kesedihan di kemudian hari.

"Hal yang berbeda bekerja untuk orang yang berbeda, tetapi Anda hanya perlu melakukan apa yang terasa benar dan mencoba untuk menghormati dan berhati-hati mungkin," papar Kim.

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts