Politisi yang Hina Nabi Muhammad Dikecam Mahkamah Agung India dan Disuruh Minta Maaf
AFP
Dunia

Sebelumnya, demonstrasi meletus di India untuk memprotes pernyataan kontroversial Sharma. Pihak kepolisian dilaporkan telah membunuh dua demonstran di India.

WowKeren - Mahkamah Agung India mengecam mantan juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP), Nupur Sharma, yang menggegerkan negeri dengan pernyataan kontroversialnya soal Nabi Muhammad. Dalam debat yang ditayangkan di televisi, Sharma diketahui sempat mengomentari hubungan antara Nabi Muhammad dan istri bungsunya hingga memicu kemarahan umat Islam.

"Dia dan lidahnya yang longgar (banyak bicara) telah membakar negeri ini," demikian pernyataan MA India dalam sidang prosedural atas beberapa tuntutan pidana yang diajukan terhadap Sharma.

"Wanita ini seorang diri bertanggung jawab atas apa yang terjadi di negara ini," tambahnya. "Dia harus meminta maaf kepada seluruh bangsa."

Sejak menyampaikan pernyataan kontroversialnya, Sharma telah beberapa kali dilaporkan ke polisi oleh anggota masyarakat. Saat ini, keberadaan wanita berusia 37 tahun itu masih belum diketahui.


Adapun pengacara Sharma meminta agar kasus-kasus tersebut dikonsolidasikan di New Delhi. Namun permintaan tersebut ditolak pada Jumat hari ini.

Sharma sendiri sebelumnya sempat dianggap sebagai bintang baru di BJP yang berkuasa. Namun pernyataannya membuat Sharma diskors dari jabatannya di BJP.

Pihak BJP juga telah menegaskan bahwa pihaknya menghormati semua agama. Namun sejak berkuasa secara nasional pada tahun 2014, BJP di bawah Perdana Menteri Narendra Modi telah dituduh memperjuangkan kebijakan diskriminatif terhadap pemeluk agama Islam.

Sebelumnya, demonstrasi meletus di India untuk memprotes pernyataan kontroversial Sharma. Pihak kepolisian dilaporkan telah membunuh dua demonstran di India. Pekan ini, dua pria Muslim bahkan diduga telah membunuh seorang penjahit Hindu yang memposting dukungan untuk Sharma di Facebook.

Sekitar 7.000 orang bergabung dalam pawai, dan itu berlangsung dengan damai, menurut pejabat senior polisi Rajasthan, Dinesh MN. Protes lain juga pecah di wilayah lain India dan hal itu berlangsung tanpa insiden besar.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts