Ramai Dibicarakan, Begini Asal Usul Es Teh Manis Minuman Legendaris Masyarakat Indonesia
Pexels/THIS IS ZUN
SerbaSerbi

Komplain pelanggan Es Teh Indonesia menarik perhatian karena berujung pada somasi yang dilayangkan pihak manajemen. Sehubungan dengan hal ini, WowKeren akan menghadirkan asal usul es teh yang menjadi salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia.

WowKeren - Belakangan ini Es Teh Indonesia menjadi perbincangan usai dikomplain oleh salah satu konsumennya melalui Twitter. Konsumen tersebut mengkritik pihak Es Teh Indonesia yang menurutnya menjual minuman terlalu manis.

Setelah kasus ini meluas, PT Esteh Indonesia Makmur melayangkan somasi pada yang bersangkutan. Mereka menilai bahwa protes yang disampaikan pelanggannya mengandung kata-kata tidak pantas dan bersifat subjektif.

Sejumlah warganet menyayangkan sikap manajemen PT Esteh Indonesia Makmur. Mereka berpendapat bahwa masalah ini sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan, bukan dengan melayangkan somasi dengan ancaman UU ITE.


Berbicara soal es teh, minuman satu ini sudah sangat melekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Minuman ini memberikan kesegaran yang luar biasa, terutama saat diseruput di tengah cuaca panas. Karena itulah minuman satu ini disukai oleh hampir setiap kalangan.

Sayangnya belum banyak yang tahu tentang asal usul minuman menyegarkan tersebut. Padahal jika ditelusuri lebih jauh, kemunculan es teh manis di Indonesia erat kaitannya dengan penjajahan kolonial Belanda.

Berkaitan dengan hal ini, tim redaksi WowKeren akan memberi ulasan singkat tentang asal usul es teh manis di Indonesia. Langsung saja yuk simak informasi lengkapnya berikut ini.

(wk/eval)

1. Kelahiran Es Teh Manis dan Proses Masuk ke Indonesia


Kelahiran Es Teh Manis dan Proses Masuk ke Indonesia
Pexels/Jill Wellington

Es teh manis tercipta pada tahun 1879. Pada saat itu, seorang pekerja rumah tangga dari Old Virginia yang bernama Marion Cabell Tyree menerbitkan resep penyajian teh yang cukup unik.

Resep kuno Marion berbunyi, "Isi gelas dengan es, masukkan dua sendok gula pasir dan tuangkan teh di atas es dan gula." Resep tersebut sukses besar dan es teh menjadi sangat populer di Amerika maupun negara yang lain. Lantas, bagaimana minuman ini bisa masuk ke Indonesia?

Menurut Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito selaku Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, es teh manis mulai dikenal masyarakat Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda. Kepada Kumparan, Murdijati Gardjito mengatakan bahwa pada tahun 1600-an Belanda membawa tanaman teh ke Batavia melalui Pantai Sukabumi.

Tanaman tersebut kemudian dibudidayakan di wilayah Jawa Barat karena dinilai cocok untuk perkebunan teh. Setelah itu, perkebunan teh mulai berkembang di berbagai wilayah Indonesia seperti di Sumatera, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

"Karena mereka mengembangkan teh secara ekstensif di Jawa Barat, maka sebetulnya yang lebih dulu secara ekstensif minum teh di Indonesia itu, ya orang Jawa Barat, yang akhirnya menyebar ke Sumatera, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," ujar Murdijati Gardjito sebagaimana dilansir dari Kumparan, Selasa (27/9).

2. Cara Masyarakat Pribumi Mengolah Teh


Cara Masyarakat Pribumi Mengolah Teh
Pexels/Reynaldo Yodia

Daun teh menjadi salah satu komoditi ekspor yang menguntungkan bagi pemerintah kolonial Belanda. Karena itulah masyarakat pribumi hanya bisa membuat teh dari sisa batang yang sudah menjadi sampah.

Meski demikian, masyarakat di wilayah Jawa Barat tak kehabisan akal untuk menikmati teh. Mereka mengekstrak batang teh dan menyeduhnya dengan air sehingga tak perlu beli.

Untuk ini, Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito menjelaskan, "Jadi, kita itu selalu diperlakukan seperti itu. Meski terbuat hanya dari sisa batang teh yang sudah menjadi sampah, masyarakat Sunda bisa menikmatinya dengan baik. Mereka tak perlu beli, jadi air teh atau dalam bahasa Sunda cai teh itu diberikan secara percuma."

Masyarakat di wilayah Jawa Barat akhirnya terdidik untuk minum teh. Dan konon, hal itulah yang membuat pemilik restoran Sunda kerap menyajikan teh tawar secara cuma-cuma alias gratis.

3. Era Penting Lahirnya Es Teh Manis di Indonesia


Era Penting Lahirnya Es Teh Manis di Indonesia
Pexels/Quang Nguyen Vinh

Perkembangan perkebunan tebu dan pabrik gula menjadi titik penting lahirnya es teh manis di Indonesia. Karena sebelumnya masyarakat pribumi terbiasa menikmati sajian teh tawar tanpa pemanis.

Dalam periode yang sama, masyarakat Jawa Tengah mengolah teh menjadi sajian teh hijau yang tidak membutuhkan proses fermentasi. Mereka juga begitu kreatif karena memadukan teh dengan bunga melati dan juga gula pasir.

"Karena di Jawa Tengah pabrik gula banyak sekali, maka masyarakatnya lebih mudah jangkauannya untuk mengkonsumsi gula pasir daripada daerah lain. Termasuk untuk minum, sehingga timbullah kombinasi ekstrak teh wangi dengan gula pasir sebagai minuman di Jawa Tengah dan Jawa Timur," papar Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito.

Yang perlu digarisbawahi adalah nenek moyang kita lebih dulu mengenal gula kelapa dan gula aren. Meski demikian, kedua jenis gula tersebut lebih sulit didapat jika dibandingkan dengan gula pasir. Itulah kenapa perkembangan perkebunan tebu dan pabrik gula kerap diduga sebagai awal lahirnya teh manis di Indonesia.

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, proses pengolahan es teh manis di Indonesia menjadi semakin beragam. Kini racikan teh tradisional sering dikombinasikan dengan varian minuman modern, seperti yang dihadirkan oleh Es Teh Indonesia.

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait