Hindari Defisit Kalori setelah Melahirkan
pexels/Andres Ayrton
Health

Sulit kembali ke berat badan ideal adalah masalah yang umum dialami para ibu-ibu muda. Kali ini, Naomi France akan membongkar rahasia sukses turun BB setelah melahirkan. Ini dia selengkapnya!

WowKeren - Saat membahas soal menurunkan berat badan, bukan rahasia lagi jika defisit kalori adalah salah satu kunci suksesnya. Hanya saja, konsep ini sebaiknya dihindari jika seseorang dalam kondisi pasca melahirkan. Alih-alih melakukan defisit, Naomi menyarankan untuk makan di maintenance kalori saja demi menjaga metabolisme dan mempercepat proses pemulihan.

"Saat mengatur pola makan juga jangan terlalu restrict. Karena kondisi seperti ini yang bikin tubuh makin tidak bisa memperbaiki metabolisme dan hormon," ungkap Naomi pada WowKeren. "Jadi, memang sebaiknya kalau menyusui itu jangan defisit kalori dulu. Lebih baik, maintenance kalori dulu lah. Karena takutnya nanti malah berimbas ke jumlah ASI yang dihasilkan."

Di sisi lain, melakukan maintenance kalori juga bermanfaat untuk memperbaiki mood. "Sebenarnya kalau bicara diet untuk ibu hamil yang perlu dipahami itu dia masih butuh untuk menyusui dan recovery hormon. Karena ketika masa nifas, hormon tidak kembali dengan baik. Biasanya bawaannya baby blues. Nah ini yang harus diantisipasi," imbuh Naomi. "Makanan itu sangat berpengaruh untuk membantu memperbaiki hormon. Mulai dengan pola makan yang baik. Gorengan sebenarnya boleh, tapi jangan kebanyakan. Itu yang namanya mindful eating."

(wk/yoan)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait