HITSfluencer : Azis aka Pikiping, Juru Bahasa Isyarat yang Diam-Diam Jadi Kreator Filter Populer
Dokumentasi Azis
Selebriti
HITSfluencer

Dibalik keseruan menggunakan filter di media sosial, tak banyak yang tahu jika ternyata proses pembuatannya ternyata cukup rumit, lho. Seperti apa seru dan rumitnya pembuatan filter-filter tersebut? Ini dia penuturan Azis selengkapnya!

WowKeren - Bagi kalian yang suka bermain media sosial, fitur filter mungkin jadi hal yang tak asing. Pasalnya, berbagai macam filter ini kerap digunakan untuk membuat tampilan lebih cantik atau bahkan sekedar seru-seruan saja. Dibalik keseruan menggunakan filter, tak banyak yang tahu jika proses pembuatannya ternyata cukup rumit. Seperti yang diungkapkan oleh Azis. Pria yang memiliki nama lengkap Abdul Azis ini diketahui kerap membagikan aneka filter kreatif di media sosial.

Populer lewat platform TikTok, akun Azis yang memiliki username, @pikiping ini sudah berhasil menjaring lebih dari 558,6 ribu followers. Tak tanggung-tanggung, video unggahannya di TikTok ini juga sudah mengumpulkan lebih dari 10 juta likes. Lewat akun TikTok-nya, aneka macam filter kreatif pun kerap dibagikan dan digunakan oleh jutaan orang.


Salah satu filter Azis yang amat populer di TikTok adalah filter bertajuk "Tiru Suara Anime". Dalam filter ini, pengguna akan dipilihkan secara acak dialog atau karakter sebuah anime untuk ditirukan suaranya. Secara tak terduga, filter "Tiru Suara Anime" banyak digunakan oleh para pengguna TikTok. Sampai-sampai, pengguna filter Azis ini juga ada yang berasal dari luar negeri, lho. Keren kan!

Selain proses pembuatan filter online, Azis ternyata juga kerap membagikan konten-konten tentang lego. Salah satu konten lego Azis yang amat populer adalah ketika ia menyusun lego berbentuk Harry Potter. Video yang sudah diunggah pada Juli 2022 ini pun telah berhasil mengumpulkan total lebih dari 8 juta kali penayangan.

Eksklusif kepada WowKeren untuk rubrik HITSfluencer, Azis secara khusus berbagi jatuh bangunnya menjadi konten kreator hingga rahasia sukses menjadi seorang filter maker. Penasaran seperti apa? Simak penuturan Azis selengkapnya berikut ini!

(wk/yoan)

1. Dari Juru Bahasa Isyarat Sampai Jadi Konten Kreator


Dari Juru Bahasa Isyarat Sampai Jadi Konten Kreator
TikTok/pikiping

Jauh sebelum mendalami pembuatan filter, Azis mengungungkapkan pada WowKeren bahwa dirinya adalah seorang juru bahasa isyarat. "Aku sehari-harinya sibuk kerja. Kebetulan aku kerja di bidang bahasa, sebagai juru bahasa isyarat. Biasanya aku mengisi acara on air dan off air. Terus juga kalau ada acara offline yang butuh juru bahasa isyarat, biasanya aku datang," ungkap Azis.

Perjalanannya sebagai konten kreator kemudian bermula dari Instagram. Di tahun 2018, ia pun aktif mengunggah video-video bertema komedi. Lama menggeluti video komedi, ia mengaku tak menemukan jati dirinya hingga memutuskan untuk menggeluti dunia baru, gambar digital. Pada hobi ini, Azis menemukan passion dan aktif membuat konten gambar digital di Instagram. Sayangnya, konten-kontennya saat itu tak banyak mendapatkan perhatian.

"Konten pertama di Instagram justru bikin video komedi. Dan aku merasa lama-lama bukan passion-ku bikin video komedi. Terus akhirnya aku pindah hobi ke gambar digital," lanjut Azis. "Kalau hobi gambar digital ini dari 2018, tapi waktu itu cuma main di Instagram. Waktu itu, audiens di Instagram masih sesuai jumlah followers kan, jadi masih kecil."

2. Sempat Coba Berbagai Jenis Konten


Sempat Coba Berbagai Jenis Konten
TikTok/pikiping

Perjalanan Azis sebagai konten kreator kemudian berlanjut di tahun 2020. Saat itu, ia mulai melirik TikTok sebagai sasaran empuk baginya untuk berkarya. Karena sudah berkecimpung di dunia gambar digital, ia pun tergerak untuk melanjutkan konten gambar ke TikTok. Tak ada sejarah khusus, Azis pun memilih nama Pikiping karena pengucapan yang mudah dan gampang diingat. Sontak, akun TikTok-nya pun kian banyak dapat sorotan.

"Terus di awal pandemi, 2020 kebetulan lagi kosong. Kebetulan aku kerjanya juga agak fleksibel jadi banyak waktu kosong. Coba iseng-iseng main TikTok pada saat itu. Kalau di TikTok memang video pertamanya sudah video gambar," tutur Azis. "Awalnya memang ingin coba-coba saja sih. Eh, ramai. Pertama kali viral itu karena bikin nama-nama followers pakai animasi. Ya sudah, keterusan sampai sekarang."

Setelah video unggahannya viral, Azis pun diketahui sempat mencoba beragam konten lain agar lebih variatif. "Kebetulan aku suka koleksi mainan juga. Terus, aku coba upload lego untuk dijadikan konten, eh ramai juga ternyata," lanjut Azis. "Tapi, sekarang sudah jarang sih bikin konten yang kayak gitu. Karena sekarang lebih fokusnya ke filter atau bikin gambar terus dijadiin filter."

3. Tertarik Bikin Filter Dari Video Musik Olivia Rodrigo


Tertarik Bikin Filter Dari Video Musik Olivia Rodrigo
TikTok/pikiping

Azis juga berkisah tentang awal mulanya tertarik membuat filter kepada WowKeren. Diakui bahwa video musik Olivia Rodrigo-lah yang pertama kali memicunya mendalami pembuatan filter di media sosial. Berbekal tutorial-tutorial yang ada di YouTube, filter pertamanya yang berbentuk mata-mata pun akhirnya berhasil ia unggah di Instagram.

"Awal tertarik sama filter itu karena MV-nya Olivia Rodrigo. Karena di MV itu ada scene yang mukanya ada gambar-gambar bergeraknya. Nah, dari situ aku mulai tertarik untuk cari tahu bagaimana cara bikinnya. Terus, akhirnya aku coba-coba cari tutorialnya di YouTube dan belajar sendiri, eh bisa. Filter pertama yang aku bikin di Instagram itu mata-mata," kenang Azis. "Seru aja gitu kalau bikin filter. Karena hasil karya kita bisa dipakai sama orang lain gitu loh. Aku ingin karyaku bukan aku doang yang nikmati. Tapi, orang lain juga bisa nikmati."

Disisi lain, Azis kemudian tergerak untuk membuat konten filter di TikTok juga. Tak disangka, konten filternya di TikTok pun banyak dapat sorotan. "Sebelum aku bikin konten lego di TikTok, aku kan sudah sering bikin filter di Instagram. Karena bikin konten lego ramai, terus akhirnya bikin konten filter di TikTok," ujar Azis. "Yang paling ramai itu filter anime di TikTok. Terus juga ada filter 'Tiru Suara Anime'. Jadi, orang yang pakai filter itu harus menirukan suara anime yang muncul di gambarnya."

4. Proses Panjang Pembuatan Filter


Proses Panjang Pembuatan Filter
TikTok/pikiping

Meski terlihat sederhana, namun Azis mengungkapkan bahwa proses pembuatan filter termasuk lumayan rumit. Pasalnya, ada berbagai macam aplikasi hingga software yang digunakan. Belum lagi proses kreatif pembuatan idenya yang begitu menguras pikiran. Meski demikian, Azis merasa sangat menikmatinya.

"Proses pembuatan awalnya nyari ide dulu. Karena kan filter itu ada banyak banget. Ada yang Facepaint, 3D dan QnA. Setelah itu, bikin aset gambarnya pakai aplikasi Procreate. Nah, misalnya mau di upload ke TikTok, berarti export dulu gambarnya menggunakan software Efek House. Kalau di Instagram, Spark AR," jelas Azis pada WowKeren. "Pasang thumbnail, judul, tag dan deskripsi filter dan upload. Biasanya, habis upload tidak bisa langsung dipakai. Harus nunggu untuk di-review dulu."

Setelah melalui proses pembuatan yang panjang, tak heran jika Azis merasa sangat bahagia apabila filter-nya dipakai banyak orang. "Aku senang banget kalau melihat reaksi orang-orang yang pakai filterku. Biasanya juga aku tinggalkan komentar atau aku posting ulang pakai fitur re-upload yang ada di TikTok," imbuh Azis. "Pernah juga filter dipakai sama orang-orang luar negeri. Malah pertama kali aku post filter malah kebanyakan orang orang luar negeri yang pakai."

5. Jatuh Bangun Pembuatan Filter


Jatuh Bangun Pembuatan Filter
TikTok/pikiping

Meski begitu menikmati proses pembuatan filter, namun Azis mengaku seringkali mengalami kesulitan saat membuat filter. Bahkan ada suatu waktu dimana sesaat setelah filter sudah siap upload, ia masih kebingungan untuk membuat judul yang cocok. "Terus juga kadang bingung mau ngasih nama filter-nya apa. Sejauh ini, yang paling susah itu bikin filter QnA karena visual scripting-nya koding-koding dan ini ribet banget," tutur Azis.

Selain kesulitan pada proses pembuatan filter, Azis juga mengaku bahwa tantangan terbesarnya adalah membagi waktu. Pasalnya, ia juga masih harus bekerja sehingga harus pintar membagi waktu untuk membuat konten. Terlebih, proses pembuatan filter ini terbilang cukup lama. Hal inilah yang kadang membuat dirinya merasa lelah. Meski demikian, ia akhirnya berhasil menaklukkan tantangan tersebut dengan selalu aktif bikin konten.

"Tantangannya waktu sih. Karena kan aku juga kerja. Jadi waktu kadang terbagi-bagi. Jadi misalnya ada waktu kosong biasanya aku langsung bikin konten buat lain-lain hari. Pernah banget kehabisan ide mau bikin filter apa lagi. Terus, enggak ada stok mau upload konten apa. Biasanya kalau gitu aku siasati dengan bikin tutorial," terang Azis. "Pernah juga merasa ingin udahan saja karena capek banget mengejar konten. Karena kan butuh waktu lama untuk bikin konten, apalagi bikin filter. Tapi ya sudah aku biarkan saja tetap bikin konten sesuai dengan mood saja."

6. Rahasia Sukses Bikin Filter Buat Pemula


Rahasia Sukses Bikin Filter Buat Pemula
TikTok/pikiping

Khusus buat kalian yang ingin coba-coba membuat filter sendiri di media sosial, Azis berbagi tips khusus. Menurutnya, hal penting yang harus dipersiapkan adalah laptop atau PC. Pasalnya, software untuk membuat filter ternyata saat ini masih belum tersedia untuk smartphone. Di smartphone, seseorang hanya bisa menggambar beberapa elemen aset untuk filter saja.

"Tips buat teman-teman yang ingin bikin filter di TikTok maupun di Instagram yang pertama harus disiapkan adalah hardware-nya dulu. Karena semua software yang digunakan untuk filter itu pakai laptop, belum bisa pakai handphone. Kecuali, kalau untuk buat aset filter-nya, baru bisa pakai handphone," beber Azis. "Aplikasi gambarnya bisa pakai Ibis Paint atau Procreate. Jadi gambarnya bisa dari handphone tapi untuk upload jadikan filter tetap butuh laptop."

Setelah hardware sudah siap, selanjutnya siapkan software yang akan digunakan. "Setelah hardware, siapkan juga software-nya. Aku rekomendasikan Spark AR karena lebih mudah dan banyak banget tutorialnya di YouTube. Sedangkan kalau Efek House, itu masih sedikit tutorialnya," saran Azis. "Yang paling penting itu skill mengingat. Karena bikin filter itu banyak banget visual scripting yang harus diingat. Kalau skill gambar, cukup gambar basic saja."

7. Filter Mejeng di Event Resmi TikTok


Filter Mejeng di Event Resmi TikTok
TikTok/pikiping

Sejauh ini, filter-filter buatan Azis sudah banyak digunakan oleh pengguna TikTok. Puncaknya, salah satu filter buatannya sampai pernah dipajang di event resmi TikTok bertajuk "#SerunyaBelajar". "Di TikTok, filterku pernah dipajang di acara #SerunyaBelajar sekitar bulan Juli atau Agustus lalu. Yang dipajang filter topeng dinosaurus," tutur Azis kepada WowKeren. "Di sana, mukaku juga ada di layar LED. Terus juga pernah diundang ke TikTok Award 2021. Senang saja karena ternyata diapresiasi."

Berkat prestasi inilah, Azis berharap bahwa karya-karyanya bisa dinikmati dan menghibur lebih banyak orang. Karena itulah, kedepannya ia berharap bisa membangun lebih banyak koneksi dengan rekan-rekan sesama konten kreator.

"Kedepannya aku ingin lebih banyak koneksi dengan teman-teman konten kreator yang lain. Aku juga ingin kontenku bisa lebih banyak dinikmati orang. Makin banyak orang yang menikmati kontenku, maka jadi seru saja melihatnya," tutup Azis. Semoga sukses selalu ya, Pikiping!

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait