Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan memberikan update informasi mengenai wamil anggota BTS. Pihaknya berjanji akan mengonfirmasi posisi mereka sebelum Jin BTS daftar wamil.
Tentang wajib militer BTS, muncul gagasan menggantinya dengan dinas alternatif. Pendapat kritikus musik ini menjadi bahasan netizen dan mendapatkan reaksi beragam.
Isu pembebasan wajib militer BTS santer dibahas, mengingat boy grup ini telah memberikan banyak kontribusi kepada negara Korea Selatan melalui budaya pop. Namun, kritikus Lim Jin Mo mengungkapkan keberatannya.
Setelah muncul banyak wacana mengenai wajib militer BTS, Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan telah memberikan jawaban resmi. Publik menyambut keputusannya dengan baik.
Min Hong Cheol, anggota Partai Demokrat Korea, mengajukan pertanyaan terkait dinas militer BTS kepada Menteri Pertahanan Nasional Lee Jong Seop pada sesi pleno ke-4 yang diadakan di Majelis Nasional di Yeouido, Seoul, pada 20 September.
Wajib militer BTS hingga saat ini masih menjadi bahasan baik di antara fans, masyarakat umum, hingga pejabat setengah. Saham HYBE mengalami gonjang-ganjing seperti ini karena pemberitaan yang beredar.
Di tahun 2018, BTS menerima penghargaan khusus yaitu Cultural Merit termuda dalam sejarah yang pernah ada sehingga ini bisa menjadi pertimbangan keberangkatan wamil mereka.
Hingga saat ini, Menteri Pertahanan Korea Selatan Lee Jong Sup memiliki argumen terkait keberangkatan wajib militer BTS mengingat grup ini memiliki segudang prestasi di dunia.
Dalam esai yang ditulisnya, Heo Ji Woong berbicara tentang selebriti yang mendapatkan pengecualian dari kewajibannya terhadap negara dengan melaksanakan wajib militer.
Topik wajib militer BTS sering diperdebatkan oleh publik dan politisi Korea. Media bahkan melakukan survei untuk melihat apakah publik berpikir BTS harus mendapatkan pengecualian atau tidak.
Diskusi mengenai pendaftaran wamil BTS memanas dalam bidang politik karena Jin akan segera menghadapi pendaftaran. Banyak politisi berpendapat untuk memberikan grasi kepada BTS.
Jowon C&I, sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam survei opini publik, mengumumkan hasil dari "Survei Pembebasan Layanan Militer Khusus BTS" yang diikuti oleh 1.001 warga.
Sebagai hasil dari jajak pendapat yang dilakukan pada Kamis (1/9) oleh KBC Gwangju Broadcasting dan UPI News, 57,7% responden mengatakan mereka mendukung pemberian dinas militer khusus.
Secara luas diakui bahwa BTS telah membawa banyak kebanggaan bagi bangsa. Beberapa bahkan berpendapat bahwa BTS telah membawa lebih banyak pengakuan ke Korea Selatan daripada artis atau atlet lain.
Rencana pemberangkatan para member BTS untuk melakukan wajib militer hingga kini masih belum ketok palu akan keputusannya, dan kini muncul usulan lain yaitu dilakukan secara polling.
Walikota Busan sudah mengajukan proposal tertulis kepada Presiden Korsel untuk dikenakan tugas pengganti wajib militer. Ketika detail lebih lanjut terungkap, publik memberikan reaksi begini.
Terkait wajib militer BTS, Walikota Busan telah mengirim proposal terulis untuk Presiden Korea Selatan demi mendukung adanya dinas alternatif bagi para member.
Menjadi pembahasan di konferensi publik tentang industri musik pada 5 Agustus, Park Bo Kyun selaku Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata menyampaikan prinsipnya sebagai tanggapan.
Pada IR Conference Call yang diadakan pada Rabu (3/8), HYBE dengan terbuka mengungkapkan jika pihaknya belum memutuskan kapan waktu serta prosedur wajib militer yang harus dilaksanakan BTS.
Sebelumnya Menteri Pertahanan Nasional menjelaskan bahwa kementerian akan melindungi BTS untuk tampil semaksimal mungkin tanpa mengorbankan tugas nasional, sementara tidak mungkin BTS akan menerima pengecualian khusus.