Pemberian perlakuan berbeda pada selebriti yang ditahan di penjara Korea seperti Yoo Ah In telah memicu perdebatan panas, terutama terkait kualitas makanan yang mereka terima.
Sebelumnya, jaksa penuntut meminta agar Yoo Ah In mendapatkan hukuman empat tahun penjara, denda sebesar 2 juta, dan biaya tambahan sebesar 1,54 juta won.
Pada persidangan ini, Yoo Ah In muncul di pengadilan dengan mengenakan setelan jas hitam. Pria itu datang dengan potongan rambut pendek dan mempertahankan ekspresi tenang
Sidang lanjutan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba Yoo Ah In kembali digelar pada Selasa (14/5). Dalam sidang kali ini, terungkap sebuah fakta mengejutkan tentang sang aktor dari dokter yang bersaksi.
Sutradara 'Goodbye Earth' juga mengakui kesulitan mengedit sepenuhnya Yoo Ah In karena sang aktor berperan penting dalam alur cerita bersama tiga karakter utama lainnya.
Pada Selasa (5/3), Yoo Ah In diketahui menghadiri sidang ketiganya di Pengadilan Distrik Pusat Seoul. Di sisi lain, dokter yang memberikan propofol kepada Ah In selama beberapa kali kini terancam hukuman 3 tahun penjara.
Setelah beberapa bulan tidak terlihat, Yoo Ah In kembali muncul di depan publik pada hari Selasa (12/12). Aktor ternama ini kembali mengungkapkan permintaan maafnya di depan awak media.
'Goodbye Earth' awalnya dijadwalkan rilis pada 2023 ini. Akan tetapi, Netflix mengumumkan penundaan penayangan drama ini setelah Yoo Ah In diselidiki atas penggunaan narkoba ilegal.
Yoo Ah In melalui kuasa hukumnya mengklaim bahwa ada pemberitaan tentang tuntutan jaksa penuntut yang beredar tidak sesuai dengan di pengadilan. Saat ini, sang aktor sedang diselidiki atas kasus narkoba.
Dalam laporan dari media The Fact melaporkan bahwa Yoo Ah In menghisap ganja dengan YouTuber A, B, dan C di akomodasinya di Los Angeles, California pada bulan Januari.
Dakwaan lain yang diberikan Yoo Ah In terungkap, salah satunya membeli obat-obatan terlarang dengan menggunakan identitas orang lain yakni ayahnya sendiri.
Yoo Ah In resmi didakwa tanpa penahanan untuk kasus penggunaan obat-obatan terlarang yang menyeretnya. Semua berawal dari kecurigaan lalu polisi memulai penyelidikan rahasia sebelum diumumkan ke publik.
Pada Kamis (21/9), Yoo Ah In mendatangi Pengadilan Distrik Pusat Seoul untuk diinterogasi terkait kasus narkoba yang menjeratnya. Begitu meinggalkan pengadilan, sang aktor dilempar segepok uang.
Kepolisian dilaporkan telah mengajukan surat penangkapan awal kepada seorang CEO brand fashion karena tuduhan keterlibatan dalam kasus narkoba yang menyeret Yoo Ah In.
Jaksa menuntut Yoo Ah In untuk ditangkap dan menuduh aktor tersebut menggunakan propofol lebih dari 200 kali dan menghabiskan lebih dari 500 juta won atau sekitar Rp 5,8 miliar untuk narkotika.
Sedangkan Yoo Ah In sebelumnya telah didakwa karena kebiasaan mengonsumsi 7 jenis narkoba, seperti ganja, kokain, ketamin, zolpidem, propofol, dan dua obat medis (midazolam dan alprazolam).
Selain Yoo Ah In, dilaporkan beberapa nama sedang bersama sang aktor saat menggunakan narkoba di AS. Setelah lanjut ke kejaksaan tanpa penahanan dan mengakui tuduhan, YouTuber A menyampaikan penjelasannya.
Sebelumnya Yoo Ah In diselidiki karena terbiasa mengonsumsi lebih dari 7 jenis obat, seperti kokain, propofol, ketamin, ganja, zolpidem, dan obat psikotropika (midazolam & alprazolam)
Mr Yang, yang awalnya menjadi saksi dalam kasus Yoo Ah In, meninggalkan Korea setelah menolak untuk mematuhi penyelidikan polisi. Akibatnya, polisi mengubah status Mr Yang dari saksi menjadi tersangka.
Muncul laporan bahwa Yoo Ah In kembali dinyatakan positif menggunakan 2 jenis psikotropika baru. Dugaan penyalahgunaan narkoba bertambah menjadi total 7 jenis obat.