Girl's Day Tanggapi Kontroversi Konsep Seksi Girlband K-Pop
Musik

Girl's Day mengaku suka disebut seksi dan hanya mencoba menunjukkan karya seni.

WowKeren - Tren konsep girlband K-Pop saat ini telah bergeser dari imut menjadi seksi. Salah satunya terjadi pada Girl's Day yang mulai menggunakan konsep tersebut sejak "Female President", Juni 2013. Meski sempat mendapat banjir kritikan, mereka dengan jujur mengaku senang disebut seksi.

"Ada gerakan dimana kami mengelus kaki dengan bulu. Jujur, kami suka dibilang seksi," ujar Girl's Day. "Kami hanya mencoba menunjukkan seni dan berharap orang-orang tidak melihatnya dengan negatif meski ada kontroversi."


"Kami sudah memikirkan konsep ini sejak tahun lalu," tambah CEO DreamTea Entertainment yang menaungi Girl's Day. "Karena tidak bisa hanya mengandalkan itu, cukup sulit membuat batasan dengan koreografi dan kostum mereka."

Dal Shabet yang baru saja kembali dengan konsep serupa lewat single "B.B.B." juga memberikan pembelaan diri. Girlband yang debut sejak 2011 ini menganggap keseksian mereka termasuk dewasa dan karismatis. Ahyoung juga yakin mereka akan diterima fans dan tidak akan mempermalukan diri lewat imej tersebut.

Namun banyak netter rupanya tidak sependapat dengan Girl's Day dan Dal Shabet. Mereka khawatir aksi mereka akan dicontoh oleh anak-anak. "Mereka menyebutnya seni tapi saat aku khawatir dengan apa yang dipikirkan keponakanku saat melihatnya," komentar seorang netter.

(wk/)

You can share this post!