Klaim Maria Ozawa Dilecehkan Oknum Imigrasi Bali, Barbie Nouva Ngaku Punya Bukti
Instagram/official.barbienouva
Selebriti
Maria Ozawa Diperiksa Imigrasi Denpasar

Barbie kini sedang mengumpulkan bukti untuk menunjukkan perlakuan kasar oknum Imigrasi Denpasar kepada Maria.

WowKeren - Kasus pemeriksaan Maria Ozawa oleh pihak imigrasi saat berkunjung ke Bali kini sedang menjadi pembicaraan. Pasalnya, mantan bintang "panas" asal Jepang tersebut merasa kecewa lantaran privasinya diganggu.

Apalagi Maria diperiksa selama dua jam dan diminta untuk ber-selfie dengan para petugas imigrasi. Namun, hal tersebut telah dibantah oleh Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Imigrasi, Theodorus Simamarta. Menurut Theodorus, pemeriksaan terhadap Maria sudah memenuhi prosedur operasi standar atau SOP.


Kedatangan Maria ke Bali sendiri dalam rangka menghadiri pesta ulang tahun sang sahabat, Barbie Nouva. Sebelumnya, Barbie juga telah memberikan berbagai bukti perlakuan oknum imigrasi terhadap Maria. Kali ini, Barbie mengungkapkan bahwa Maria sempat dilecehkan dan dimintai nomor telepon oleh para oknum Imigrasi Denpasar.

Barbie mengaku ada beberapa saksi yang melihat oknum imigrasi sedang membawa botol minuman keras, saat mendekati Maria di pesta ulang tahunnya. Kejadian ini membuat Barbie mencari berbagai bukti yang membenarkan hal tersebut.

"Benar (ada kejadian tersebut). Imigrasi tidak membenarkan tapi kebetulan temen-temen videografer saya lihat sendiri, teman-teman media yang dateng ke acara ulang tahun saya juga lihat sendiri mereka pegang botol (minuman keras)," ujar Barbie saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Senin (12/11). "Kita lagi nyari ini bukti, karena kebetulan teman-teman videografer aku ada tujuh."

Selanjutnya, Barbie juga mengaku bahwa beberapa oknum melontarkan kata-kata kasar kepada Maria. Hal tersebut pun disayangkan oleh Barbie lantaran aparat seharusnya bertugas untuk mengayomi masyarakat.

"Terus yang disayangkan oknum imigrasi yang mabuk ini melontarkan kata kata (ke Maria), 'Keluar aja dari Indonesia, cuma jadi sampah'," ungkap Barbie. "Mereka kan aparat, harusnya mengayomi masyarakat, bukan menghina ya jatuhnya."

Sementara itu,Barbie juga sempat menunjukkan rasa kecewanya terhadap perilaku para oknum imigrasi. Bahkan, Barbie sampai menyatakan rasa malunya sebagai seorang Warga Negara Indonesia (WNI) atas kejadian yang menimpa sang sahabat.

You can share this post!

Related Posts
Loading...