Jokowi Pantau Wisma Atlet Kemayoran yang Disulap Jadi RS Darurat Corona
Twitter/KemensetnegRI
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Presiden Joko Widodo tiba di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (23/3) pagi ini dengan mengenakan kemeja putih, masker bedah, dan sarung tangan latex.

WowKeren - Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta Pusat kini difungsikan sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan Pasien Virus Corona (Covid-19). Sebelumnya, gedung tersebut digunakan untuk tempat kontingen Asian Games 2018.

Presiden Joko Widodo lantas meninjau RS Darurat tersebut pada Senin (23/3) pagi ini. Saat tiba di Wisma Atlet Kemayoran, Jokowi terpantau mengenakan kemeja putih, masker bedah, dan sarung tangan latex.

Dalam kunjungan tersebut, sang Presiden tampak didampingi oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir serta Kepala Badan Nasional Pencegahan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo.

Jokowi sendiri langsung memantau lantai 1 tempat Instalansi Gawat Darurat (IGD) di tower 7. Sang Presiden pun mendapat penjelasan mengenai ruangan IGD di Wisma Atlet Kemayoran. Menurut Jokowi, rumah sakit darurat tersebut telah memiliki sejumlah sarana dan peralatan yang siap untuk digunakan sore ini.


"Sarana dan prasarana telah siap, baik ruang penanganan pasien, baik ventilator, semua siap," tutur Jokowi pada hari ini. "Alat Pelindung Diri (APD) juga siap."

Rumah sakit darurat itu disebut telah disiapkan untuk menampung sekitar 3 ribu pasien. Dalam rumah sakit tersebut, telah tersedia ruangan khusus untuk pasien, dokter, dan paramedis di tempat yang terpisah.

Diketahui, Wisma Atlet Kemayoran sendiri memiliki 10 unit bangunan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sendiri telah menyiapkan 4 tower di antaranya untuk digunakan sebagai rumah sakit darurat.

Tower yang digunakan antara lain adalah tower 1, 3, 6, dan 7 yang seluruhnya berada di Blok D10. Tower 7 yang telah dipantau Jokowi akan digunakan sebagai IGD di lanta 1, ICU di lantai 2, ruang bersantai di lantai 3, dan ruang rawat inap pasien dari lantai 4 sampai 24.

Sebagai informasi, jumlah kasus pasien yang positif terjangkit virus corona di Indonesia telah melesat menjadi 514 pada Minggu (22/3). Sementara itu, jumlah korban jiwa akibat corona di Indonesia juga bertambah menjadi 48 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh kini sudah ada 29 orang.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts