Kak Seto Bongkar Alasan Jadi Tokoh Pemerhati Anak, Ada Trauma Masa Kecil Soal Mendiang Adik
Instagram/kaksetosahabatanak
Selebriti

Kak Seto mengungkapkan latar belakang yang menjadi alasannya sangat serius dan konsisten dalam menjadi pemerhati anak. kak Seto pun membongkar cerita mengenai traumanya di masa lalu.

WowKeren - Seto Mulyadi atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kak Seto boleh dibilang menjadi satu-satunya tokoh pemerhati anak Tanah Air yang secara konsisten aktif di bidangnya. Puluhan tahun tetap semangat mengamati permasalahan anak yang terjadi di Indonesia, Kak Seto ternyata punya alasan yang cukup kuat dan personal.

Hal itu terungkap saat Kak Seto menjadi bintang tamu di acara "Bukan Bisik-Bisik" yang dipandu Uya Kuya. Dalam kesempatan tersebut, Uya Kuya mengklarifikasi kabar soal alasan di balik semangat Kak Seto menjadi tokoh di dunia anak. "Kak Seto, julid atau valid, kalau Kak Seto menjadi tokoh di dunia anak kerena punya trauma dengan masa kecilnya," ujar Uya dalam "Bukan Bisik-Bisik yang tayang pada Senin (11/1).

Secara mengejutkan, Kak Seto mebenarkan pernyataan Uya soal trauma yang ia alami. Kak Seto kemudian menjelaskan bahwa trauma yang ia alami saat kecil itu berkaitan dengan kematian adiknya.


"Valid. Ya traumanya adalah saya kehilangan adik saya tercinta. Jadi waktu itu saya umur 4 tahun, dia 3 tahun. Nah saya kebetulan kena malaria pada waktu itu. Dua-duanya kena malaria dirawat, akhirnya alhamdulillah saya sendiri akhirnya sembuh, nah adik saya meninggal," tutur Kak Seto menjelaskan.

Meski masih berusia 4 tahun, Kak Seto ternyata sudah memiliki tekad kuat untuk menjaga dan melindungi anak-anak karena kesedihan atas kematian sang adik. Setelah kematian sang adik, Kak Seto mengaku sangat bersemangat untuk menghibur anak-anak kecil di sekitanya yang ia temui.

"Iya jadi sama, di rumah sakit yang sama, tidurnya deket bersebelahan. Nah pada waktu dia ini meninggalkan kami sekeluarga ini juga sedih sekali. Nah sejak itu saya berjanji akan menyayangi semua anak-anak kecil, saat itu," ujarnya.

"Jadi setiap ada anak-anak tetangga, anak kecil saya mencoba menghibur, menyanyi atau mendongeng. Walaupun masih kecil tapi ya itu, mencoba untuk menyenangkan anak-anak kecil begitu. Itu salah satu alasannya ya," pungkas Kak Seto.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts