Taylor Swift Jelaskan Proses Rekaman Ulangnya Untuk Album 'Fearless': Sama Tapi Lebih Baik
Instagram/taylorswift
Musik

Taylor Swift membuka tentang detail proses perekaman ulangnya setelah merilis album remade pertamanya, 'Fearless (Taylor's Version)'. Ia mengungkapkan dia melewati setiap lagu baris demi baris agar tetap setia ke aslinya.

WowKeren - Taylor Swift membuka tentang detail proses perekaman ulangnya setelah merilis album remade pertamanya, “Fearless (Taylor's Version)”, pada hari Jumat (9/4) lalu. Perselisihan penyanyi itu dengan Big Machine Records atas rekaman master dari enam album pertamanya terdokumentasi dengan baik, tetapi rilisan “Fearless (Taylor's Version)” adalah pengingat yang baik mengapa dia merekam ulang.

Taylor pertama kali mengumumkan niatnya untuk merekam ulang enam album pertamanya pada Agustus 2019 setelah perselihan lisensi dengan label terdahulunya. Dalam sebuah posting di akun Tumblr-nya, Taylor menyebut langkah itu sebagai mimpi buruk terburuk, merujuk pada intimidasi yang terus-menerus dan manipulatif.

Akuisisi masternya oleh agensi Scooter Braun, Ithaca Holdings berarti bahwa setiap kali musik Taylor dilisensikan atau dialirkan, dia dan perusahaannya akan mendapat untung darinya. Maka, Taylor memutuskan akan menolak untuk melisensikan musik aslinya untuk digunakan dalam film, acara TV, dan iklan. Sebagai gantinya akan merilis versi rekaman ulang dari album yang sekarang dimiliki Braun untuk meminimalkan keuntungan yang bisa didapatnya dari karyanya.

Jadi masuk akal bahwa agar musik Taylor yang direkam ulang menjadi yang paling menguntungkan, Lagu itu juga kini dapat dialirkan untuk penggemar yang sudah mengenal dan sangat menyukainya. Musik itu harus semirip mungkin dengan aslinya.

Lagu-lagu di “Fearless (Taylor's Version)” kemungkinan besar dapat dibedakan dari aslinya hanya oleh mereka yang begitu akrab dengan karya Taylor. Namun, bagi mereka yang dapat membedakannya, ada peningkatan halus yakni suara Taylor jelas telah matang sejak dia berusia 18 tahun.


Tak hanya itu, instrumentasinya sering kali lebih tajam. Ada juga beberapa harmoni tambahan dan perubahan infleksi yang menambahkan sesuatu yang segar ke album yang, bagaimanapun telah berusia 13 tahun ini.

Dalam sebuah wawancara dengan People untuk menandai perilisan “Fearless (Taylor's Version)”, penyanyi itu sendiri menjelaskan dengan tepat bagaimana dia mewujudkannya. Ia mengungkapkan dia melangkah lebih jauh dengan melewati setiap lagu baris demi baris agar tetap setia ke aslinya.

"Dalam hal produksi, aku benar-benar ingin tetap setia pada melodi awal yang aku pikirkan untuk lagu-lagu ini," katanya kepada People. "Kami benar-benar masuk dan mencoba membuat versi yang 'sama tapi lebih baik'."

"Kami mempertahankan semua bagian yang sama seperti yang aku impikan untuk lagu-lagu ini, tetapi jika ada cara yang dapat kami lakukan untuk meningkatkan kualitas sonik, kami melakukannya," tambahnya. "Kami hanya mengambil semua pengetahuan yang kami peroleh selama puluhan tahun memainkan musik ini dan menerapkannya padanya."

"Aku benar-benar mengikuti baris demi baris dan mendengarkan setiap vokal dan berpikir, Anda tahu, apa infleksiku di sini?" Taylor melanjutkan. "Jika aku bisa memperbaikinya, aku lakukan."

(wk/putr)

You can share this post!

Related Posts