Survei Dampak Pandemi COVID-19 Di AS Menunjukkan Masyarakat Kurang Bersosialisasi
Dunia
Pandemi Virus Corona

Amerika Serikat hingga saat ini juga masih menghadapi pandemi COVID-19. Berbagai upaya telah diterapkan pemerintah untuk bisa segera mengakhiri wabah global tersebut.

WowKeren - Pandemi COVID-19 masih terus berlangsung di negara-negara dunia. Masing-masing pemerintah dari negara di dunia hingga detik ini masih terus berupaya dalam menangani pandemi.

Adapun salah satu kebijakan pemerintah sebagai bentuk upaya untuk mengendalikan COVID-19 adalah membatasi aktivitas masyarakat. Hal ini tentunya membuat sosialisasi antar individu menjadi berkurang.

Berdasarkan survei yang dilakukan Amerika Serikat (AS) terkait dengan dampak dari pandemi COVID-19, menunjukkan rata-rata masyarakat menghabiskan waktunya di rumah. Adapun kegiatan yang dilakukan mereka adalah bersantai, bermain game online, menonton tv, hingga tidur.

Hal ini menandakan bahwa selama pandemi berlangsung, masyarakat lebih sedikit waktunya untuk berkomunikasi secara langsung dibanding dengan tahun sebelum pandemi. Survei tersebut mengkhawatirkan apabila hal ini berlanjut terus dalam waktu yang lama, akan memperburuk keadaan sosial masyarakat AS.


Lebih lanjut, terkait dengan kebijakan yang mengharuskan para pekerja bekerja dari rumah, itu tidak bisa diterapkan kepada semua sektor. Misalnya sektor pariwisata, yang mengalami kesulitan jika harus mengikuti kebijakan pemerintah terkait dengan bekerja dari rumah.

Sementara itu, Direktur Laboratorium Penggunaan Waktu Maryland di Universitas of Maryland, Liana C. Sayer, menyarankan bagi para perusahaan untuk memberikan akomodasi kepada pegawainya selama melaksanakan kerja dari rumah. Selain itu, para pegawai diharapkan juga bisa mempercepat preferensi untuk fleksibilitas dalam menetapkan jadwal pekerjaan mereka.

"Pekerja telah menunjukkan dalam survei yang dilakukan oleh perusahaan dan kelompok penelitian lain, bahwa mereka lebih suka memiliki kemampuan untuk bekerja di rumah dan mengatur waktu mulai dan waktu berakhir mereka karena mereka merasa paling sesuai kebutuhan," tutur Sayer. "Beberapa memberi isyarat bahwa mereka tidak benar-benar ingin hidup kembali seperti di kantor sebelum pandemi."

Di sisi lain, hasil survei juga menunjukkan bahwa masyarakat yang biasanya menghabiskan waktunya di luar seperti restoran, bar, dan fasilitas umum lainnya, kini beralih di dalam rumah. Seperti yang diketahui, selama pandemi, banyak fasilitas umum yang tutup mengikuti aturan pemerintah.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts