Kondisi Kesehatan Ratu Elizabeth II Dipertanyakan Usai Semalam Menginap di Rumah Sakit
Instagram/theroyalfamily
Dunia

Selain untuk menjaga privasi, kantor berita Asosiasi Pers Inggris mengatakan jika awalnya kunjungan dan perawatan di rumah sakit tidak diungkapkan karena diperkirakan akan singkat.

WowKeren - Kabar mengenai penguasa Britania Raya Ratu Elizabeth II yang sempat menginap selama satu malam di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan telah menuai sorotan. Meskipun pejabat Kerajaan mengatakan jika wanita berusia 95 tahun tersebut tengah beristirahat di rumah namun pertanyaaan terkait kondisi kesehatan sang ratu pun muncul.

Kantor berita Asosiasi Pers Inggris mengatakan jika awalnya kunjungan dan perawatan di rumah sakit tidak diungkapkan karena diperkirakan akan singkat. Selain itu, hal tersebut juga untuk melindungi privasinya.

Elizabeth II sebelumnya sempat melakukan lebih dari selusin acara publik, termasuk menjadi tuan rumah resepsi untuk para pemimpin bisnis global di Kastil Windsor. Sebelumnya Ratu pernah dirawat di klinik swasta eksklusif termasuk pada tahun 2013 karena gastroenteritis, ketika dia juga menginap selama satu malam.

Penulis dari pihak Kerajaan Robert Hardman mengatakan kepada BBC bahwa pihak kerajaan mungkin akan terganggu ketika berita sang ratu menginap di rumah sakit mencuat ke publik. Para pejabat disebutnya mungkin takut akan "kamera besar dan berita 24 jam yang dipasang di luar rumah sakit".


Sementara itu, koresponden veteran kerajaan BBC Nicholas Witchell mengatakan pejabat kerajaan "belum memberikan gambaran yang lengkap dan masuk akal tentang apa yang telah terjadi". Yang mana, ketika hal ini tidak segera diungkap ke publik maka justru bisa memicu kabar burung.

"Rumor dan informasi yang salah akan menyebar (dan) berkembang pesat ketika tidak ada informasi yang baik, proporsional, dan dapat dipercaya," ujarnya. "Kita harus berharap bahwa kita dapat mengandalkan apa yang sekarang dikatakan istana kepada kita."

Meski pihak Istana mengatakan jika ratu dalam kondisi baik namun Richard Palmer, yang merupakan koresponden kerajaan di Daily Express menyebutnya sebagai "klise istana". Walau bagaimanapun juga, pernyataan Istana dinilai akan menimbulkan kekhawatiran akan kesehatan sang ratu dan beban tugas publiknya mengingat usianya yang sudah lanjut.

"Dia benci orang-orang yang mempermasalahkannya secara umum," lanjut Hardman. "Terutama jika berkaitan dengan kondisi kesehatannya."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts