Kirim 39 Pesawat Tempur, Tiongkok Kembali Tingkatkan Provokasi Militer ke Taiwan
AFP/Sam Yeh
Dunia

Hubungan Tiongkok dan Taiwan makin memanas. Tiongkok bahkan baru saja menerbangkan 39 pesawat tempur mereka ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan pada Minggu (23/1) malam.

WowKeren - Para pejabat di Taipei (Taiwan) menyebut Angkatan Udara Tiongkok telah mengirim lebih dari tiga lusin pesawat tempur melalui zona pertahanan udara Taiwan dalam serangan terbesarnya sejak Oktober. Hal itupun membuat Taiwan ikut mengerahkan jet tempur mereka sebagai tanggapan.

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan bahwa Tiongkok menerbangkan 39 pesawat, termasuk 24 jet tempur J-16 dan 10 J-10 serta satu pembom H-6, melalui bagian barat daya dari zona identifikasi pertahanan udara, atau ADIZ, pada Minggu (23/1) malam.

Taiwan pun mengeluarkan peringatan radio, mengaktifkan sistem pertahanan rudal dan menerbangkan pesawat tempurnya sendiri sebagai tanggapan atas provokasi itu. Menurut peta dari kementrian, pesawat Tiongkok terbang di dekat Kepulauan Pratas yang dikelola Taiwan.



Misi hari Minggu (23/1) jadi aksi terbesar sejak awal Oktober lalu, dimana Beijing mengirim hampir 150 pesawat selama periode empat hari sekitar libur Hari Nasional. Serangan itu terjadi sehari setelah Angkatan Laut AS dan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang menyelesaikan latihan bersama selama beberapa hari di Laut Filipina, yang mencakup perairan di sebelah timur Taiwan.

Seperti diketahui, Tiongkok menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dan telah berjanji untuk merebutnya kembali dengan paksa jika perlu. Selama beberapa bulan terakhir, Beijing telah meningkatkan provokasi militer dengan penerbangan dan gerakan seperti latihan pendaratan pantai di provinsi terdekat.

Dalam laporan kementerian pertahanan pada November lalu, Taiwan menyebut Tiongkok menggunakan perang "zona abu-abu" untuk melemahkan kemampuan pertahanannya dan menurunkan moral publik. Sementara awal bulan ini sebuah jet F-16V Taiwan jatuh ke laut selama latihan rutin. Tahun lalu, F-16 lainnya jatuh setelah meninggalkan pangkalan udara Hualien dan dua pesawat tempur F-5E jatuh ke laut setelah mereka bertabrakan di udara.

"Perilaku mengintimidasi [Tiongkok] tidak hanya menghabiskan kekuatan tempur kita dan menggoyahkan iman dan moral kita, tetapi juga mencoba untuk mengubah atau menantang status quo di Selat Taiwan untuk pada akhirnya mencapai tujuannya 'merebut Taiwan tanpa perlawanan," pungkas laporan tersebut.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts