HITSfluencer : Bang Tiko, Si 'Bolang' Yang Sukses Wujudkan Mimpi Lewat Hobi
Dokumentasi Tiko
Selebriti
HITSfluencer

Berkat hobi, Bang Tiko berhasil membawa para penonton seolah ikut berpetualang sekaligus memasak dan makan di alam bebas. Seperti apa keseruan kisah petualangan Tiko? Ini dia cerita selengkapnya!

WowKeren - Tak hanya di televisi, beragam konten-konten tentang petualangan di alam bebas kini sudah bisa dinikmati lewat media sosial. Salah satu kreator yang kerap tampilkan konten berpetualang adalah Bang Tiko. Pria bernama asli Swastika ini kerap kali melakukan petualangan dan memasak di alam bebas.

Mulai aktif sejak tahun 2020 lalu, akun TikTok, @bangtikoo, kini sudah sukses menjaring lebih dari 850 ribu pengikut. Selain itu, ia juga berhasil mendapatkan total 10 juta likes. Lewat unggahannya, Tiko mampu membawa para penonton seolah ikut berpetualang ke alam bebas.



Salah satu konten petualangan Tiko yang sangat populer adalah saat ia melakukan petualangan di sekitar sungai yang ada di pegunungan. Dalam petualangannya, ia berhasil menangkap lele dan udang. Tak menunggu waktu lama, Tiko lantas memasak dan memakan hasil tangkapannya di alam. Video yang diunggah pada 9 Januari 2022 ini pun sukses mengumpulkan total lebih dari 20 juta penonton.

Tak berhenti hanya di TikTok saja, Tiko mulai melebarkan sayapnya ke platform lain seperti Snack Video, Likee, hingga YouTube. Hingga kini, akun Snack Video, bangtiko, sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 260 ribu pengikut.

Kepada WowKeren untuk rubrik HITSfluencer, Tiko secara khusus membongkar rahasia dan perjalanannya selama menjadi konten kreator. Ingin tahu apa saja? Ini dia kisah selengkapnya.

(wk/yoan)

1. Pernah Sukses Jadi Kreator YouTube


Pernah Sukses Jadi Kreator YouTube
TikTok/bangtikoo

Sejak awal, Tiko sudah bercita-cita menjadi seorang YouTuber. Ia pun memulai langkahnya dengan mengunggah video-video lucu bersama teman-teman sekolahnya di channel YouTube, Tiko Sausu. Meski awalnya sepi penonton, video lucu Tiko akhirnya sukses mendapatkan banyak viewers. Bahkan, ia juga mengaku videonya sempat memasuki jajaran trending di YouTube.

"Tapi kalau bikin YouTube, aku memang ingin jadi YouTuber. Terus, aku buat video-video lucu sama teman-teman di rumah, tapi yang nonton sedikit. Sempat beberapa bulan berhenti YouTube, terus aku buat (konten) di sekolah. Tiba-tiba, viewers-nya banyak, sempat trending satu," kenang Tiko. "Lanjut, aku konsisten buat video-video lucu di YouTube. Dari situ aku dapat penghasilan, dan jadi makin semangat buat konten."

Hingga kini, channel YouTube, Tiko Sausu, mengumpulkan lebih dari 545 ribu subscribers dengan total 55 juta kali penayangan. Meski demikian, Tiko terpaksa harus vakum di YouTube karena teman-temannya sudah punya kesibukan masing-masing. Karena itulah, ia akhirnya mulai menjajal platform TikTok.

"Semenjak lulus sekolah, sudah mencar anak-anak, jadi aku enggak tahu mau buat (konten) apa lagi. Kan TikTok lagi tren, akhirnya terjun di dunia TikTok. Pertama buat video slow motion, yang nonton lumayan," beber Tiko. "Aku lihat ada konten begini (petualangan) di TikTok, terus yang nonton ramai. Setelah itu, aku coba buat konten berpetualang karena hobi dari kecil. Waktu aku upload videonya, langsung banyak yang nonton. Dalam dua bulan, aku dapat pengikut 100 ribu. Dari situ aku konsisten buat video berpetualang."

2. Bangun Branding Anyar dengan Nama Baru


Bangun <i>Branding</i> Anyar dengan Nama Baru
TikTok/bangtikoo

Saat pertama kali masuk ke TikTok, Tiko memutuskan untuk membuat branding baru dari "Tiko Sausu" menjadi "Bang Tiko". Tak hanya branding dengan nama anyar, Tiko juga memutuskan untuk mengubah muatan konten. Pasalnya, ia kerap kali kesulitan mengeksplorasi ide jika terus-terusan membuat konten komedi. Namun saat membuat konten berpetualang, ia mengaku lebih mudah karena sesuai dengan hobi.

"Kalau konten video lucu itu gimana ya, agak ribet dan susah, jadi capek mikir. Cari idenya itu susah. Kehabisan ide juga sih. Beda banget, kalau berpetualang itu sesuai hobi, jadi gampang buat dijalani dan gampang cari bahan-bahan konten," ungkap Tiko. "Dulu masih kecil aku mancing belut, aku kumpulkan sampai satu ember besar, aku jual. Sampai bisa beli handphone sendiri. Sekarang, bedanya dimasak langsung dan dijadikan konten, dapat uang. Jadi, semakin semangat (bikin konten)."

Saat membuat konten petualangan, Tiko memilih menjelajahi sekitar tempat tinggalnya di Sausu, Sulawesi Tengah. Sesekali, ia juga sempat menjelajah desa tetangga demi mencari suasana baru. Dengan dibantu kelima rekannya, Tiko kian semangat untuk membuat konten-konten petualangan.

Setelah sukses dengan branding barunya di TikTok, Tiko mulai mengembangkan konten di platform Snack Video hingga Likee. Baru-baru ini, ia juga memutuskan untuk membangun channel YouTube baru bernama, Bang Tiko. Hingga kini, channel YouTube Tiko sudah sukses menjaring lebih dari 20 ribu pengikut dengan jumlah total penayangan video sebanyak 400 ribu kali.

3. Makin Jago Masak Gara-Gara Konten


Makin Jago Masak Gara-Gara Konten
TikTok/bangtikoo

Saat melakukan petualangan, biasanya Tiko sudah merencanakan terlebih dahulu tujuan dan tangkapan apa yang mungkin didapat. Karena itulah, ia selalu menyediakan parang, pisau, cobek dan wajan dalam ransel bawaannya. Meski demikian, ada satu waktu dimana keadaan alam tak sesuai yang direncanakan. Misalnya, saat ia harus pulang dengan tangan kosong sebab tak ada ikan yang bisa ditangkap.

"Aku bawa tas, parang, pisau, cobek untuk haluskan bumbu, dan penggorengan, wajib itu. Kan penggorengannya enggak terlalu besar, jadi muatlah di tas," jelas Tiko. "Kalau rica (cabai) kan bisa cari di alam. Kalau bawang putih dan merah itu bawa. Pernah sudah bawa nasi, eh enggak dapat ikan. Ya kalau gitu enggak upload, lanjut besok."

Tiko menyebut bahwa aneka resep yang diaplikasikan di alam ia dapatkan dari sang ibunda. Ia juga mengakui bahwa berkat konten-kontennya, ia makin mahir memasak. Tak hanya memasak, Tiko juga lebih peka dengan cuaca. Jika sudah ada tanda-tanda awan yang tidak biasa, ia memutuskan untuk menunda petualangannya. Karena itulah, sampai saat ini ia tak pernah sekalipun terjebak hujan saat melakukan petualangan.

4. Petualangan di Gunung Jadi Favorit Netizen


Petualangan di Gunung Jadi Favorit Netizen
TikTok/bangtikoo

Sejauh ini, Tiko mengungkapkan bahwa followers sangat menyukai saat dirinya melakukan petualangan ke gunung. Terlebih, jika ditambah muatan menangkap atau memancing ikan. Karena itulah, konten menangkap ikan Tiko pun jarang absen dari FYP (For Your Page) dan mendapatkan rata-rata lebih dari 2 juta kali penayangan.

"Di gunung sih, di sungai-sungai gunung gitu. Kalau sudah bikin konten di pegunungan, wih yang nonton langsung banyak. Yang paling sering FYP itu kalau menangkap ikan," beber Tiko. "Kalau di Snack Video, ya ramai terus yang menonton. Biar konten apapun seperti masak sayur pasti ramai."

Saat melakukan petualangan, Tiko mengaku bahwa ia tidak pernah sekalipun bertemu dengan binatang buas. Hal ini disebabkan karena daerah tempat tinggalnya terbilang aman. Alih-alih binatang buas, Tiko lebih takut jika harus bertemu dengan orang-orang yang bersenjata.

5. Sempat Di-Banned TikTok


Sempat Di-<i>Banned</i> TikTok
TikTok/bangtikoo

Saat ini, Tiko lebih aktif mengunggah konten di Snack Video daripada TikTok. Hal ini terjadi sebab akun TikTok-nya mendapatkan banned karena report massal yang dilakukan oleh netizen. Akibatnya, unggahan konten-konten Tiko pun dibatasi masuk ke FYP. Meski sempat merasa down, ia tidak menyerah untuk terus mengunggah konten. Hasilnya, baru-baru ini salah satu video Tiko bisa kembali tembus ke FYP dengan jumlah total penonton yang fantastis.

"Di TikTok sudah jarang (upload). Enggak tahu kenapa, tiba-tiba penonton menurun gara-gara ke banned dan dibatasi masuk FYP karena di report sama netizen. Tapi, kan itu cuma sementara. Kita masih upload 2 hari sekali," ungkap Tiko. "Sempat sih masuk FYP lagi. Baru-baru ini ada satu video yang masuk FYP viewers-nya sampai 20 juta."

Tantangan lain yang dihadapi Tiko saat membuat konten petualangan adalah saat musim panen sedang berlangsung. Pada kondisi ini, hilir-hilir irigasi sawah kering bak musim kemarau sehingga sulit untuk mendapatkan tangkapan. Saat hal ini terjadi, Tiko biasanya sudah menyiapkan "tabungan" konten. Jika tidak, ia akan menyiasatinya dengan membeli ayam kemudian ia olah dan makan di alam.

6. Tips Membuat Konten yang Menarik


Tips Membuat Konten yang Menarik
TikTok/bangtikoo

Tak hanya pengalaman, Tiko juga berbagi tips kepada para kreator pemula agar konten-konten yang dihasilkan menjadi lebih menarik. Menurut Tiko, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan kualitas video yang diunggah selalu bagus. Dengan video yang jernih, para penonton akan lebih nyaman menikmati konten.

Selain itu, Tiko juga berpesan untuk memastikan membuat konten yang bermanfaat dan menghibur. Pasalnya, konten-konten yang bermanfaat atau memberikan informasi berpotensi tidak akan mudah di skip oleh penonton. Tak cukup sampai di situ, seorang kreator juga wajib berkomitmen untuk konsisten saat membuat konten.

"Tipsnya yang tadi aku bilang, videonya harus berkualitas, jernih, bermanfaat, serta menghibur. Pokoknya kalau ada ide buat konten, dibuat saja. Terserah itu konten apa. Kalau ada salah satu dari konten naik, itu yang dikonsistenkan dan dilanjutkan," pesan Tiko. "Intinya konsisten upload. Gampang sebenarnya. Satu hari bikin stok video lebih banyak. Jadi, kalau kita lagi sibuk kan sudah ada stok."

7. Sukses Gapai Mimpi Lewat Hobi Ngebolang


Sukses Gapai Mimpi Lewat Hobi Ngebolang
TikTok/bangtikoo

Tiko mengaku sangat senang dan nyaman bisa berbagi hobi di media sosial kepada banyak orang. Terlebih, hobinya ini cukup menghasilkan. Ia pun berharap ke depannya bisa bertahan membuat konten-konten petualangan dan memasak di alam. Tak hanya itu, ia juga bermimpi untuk segera mendapatkan tanda centang atau verifikasi untuk akun TikTok dan Snack Video-nya.

"Aku pokoknya enggak mau diatur, pokoknya terserah aku buat konten apa. Kalau bisa ke depannya ya konten gini terus. Masak dan berpetualang, sesuai hobi lah," terang Tiko. "Kalau berpetualang kayak happy gitu jalaninnya. Kebetulan bisa menghasilkan uang dan membantu orang tua. Pokoknya kalau impian, kalau dulu waktu main YouTube akhirnya dapat centang. Sekarang cuma nunggu yang di Snack Video sama TikTok saja."



You can share this post!