HITSfluencer : Zaki Alfadilah, Dari Hobi Sampai Jadi Spesialis Video Iklan Super Keren
Dokumentasi Zaki
Selebriti
HITSfluencer

Dengan kemampuannya, Zaki Alfadilah berhasil memadukan teknik editing dan angle untuk membuat video iklan produk jadi lebih menarik. Intip keseruan dibalik layar pembuatan video iklan Zaki berikut ini!

WowKeren - Dalam pembuatan video iklan, pemilihan angle dan editing merupakan hal yang paling penting dipertimbangkan agar informasi produk bisa diterima penonton. Hal inilah yang dilakukan oleh Zaki Alfadilah. Pemilik akun TikTok, @zaki_alfadilah ini dengan lihai memadu padankan teknik editing dan pengambilan gambar sehingga video iklannya lebih mudah menarik perhatian penonton.

Baru aktif di TikTok sejak tahun 2020, Zaki kini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 915 ribu pengikut. Ditambah, ia juga sudah mendapatkan total 20 juta likes. Pria yang kini bercita-cita masuk ke jurusan Teknik Informatika, Universitas Indonesia ini kerap membuat video iklan beberapa brand di Indonesia mulai dari makanan hingga produk kecantikan.


Salah satu video iklan Zaki yang sangat populer adalah saat ia iseng membuat video iklan fried chicken, KFC. Dalam video ini, ia menampilkan behind the scene pengambilan angle video dengan totalitas. Tak heran, konten yang awalnya diunggah untuk mengikuti event edukasi TikTok ini pun sudah menembus sampai lebih dari 40 juta penonton.

Video Zaki lainnya yang tidak kalah populer adalah saat ia iseng membuat video iklan minuman bersoda. Konten yang baru diunggah pada 17 Juli 2021 ini pun sudah ditayangkan sebanyak lebih dari 20 juta kali.

Kepada WowKeren untuk rubrik HITSfluencer, Zaki secara khusus membocorkan rahasia perjalanannya sampai sukses menjadi konten kreator spesialis video iklan. Ingin tahu seperti apa lika-likunya? Ini dia penuturan Zaki selengkapnya.

(wk/yoan)

1. Pelajari Videografi Secara Otodidak


Pelajari Videografi Secara Otodidak
TikTok/zaki_alfadilah

Ketertarikan Zaki pada dunia videografi bermula saat dirinya melihat sebuat video travel sinematik 4-5 tahun silam. Sejak saat itulah, ia lantas memutuskan untuk mempelajari. Berbekal kamera handphone, Zaki pun mulai belajar dari tutorial-tutorial yang ada di media sosial, khususnya YouTube.

"Aku kenal videografi 4-5 tahun yang lalu dari media sosial. Aku melihat video travel sinematik. Dari situ aku tertarik sampai sekarang. Belajar full otodidak dari YouTube, Instagram, dan TikTok," kenang Zaki. "Awal banget aku pakai kamera handphone selama 2 tahunan. Terus coba pakai action cam sampai ke kamera profesional. Jadi bertahap."

Tak puas hanya belajar videografi, Zaki akhirnya tertarik mempelajari teknis editing hingga lighting-nya. Untuk teknis videografi, lighting, dan pengambilan gambar banyak ia pelajari dari TikTok. Sedangkan, untuk teknik editing didapatkan dari YouTube.

2. Banjir Followers dan Kerjasama Brand Berkat Video Iklan


Banjir <i>Followers</i> dan Kerjasama <i>Brand</i> Berkat Video Iklan
TikTok/zaki_alfadilah

Kesungguhan Zaki mempelajari videografi ia buktikan dengan terus produktif membuat konten. Beberapa model konten mulai dari sketsa hingga review makanan pun sempat dijajalnya. Namun, konten yang Zaki unggah di YouTube ini rupanya sepi peminat. Sampai akhirnya, ia menemukan platform TikTok yang saat itu tengah naik daun.

"Aku jadi konten kreator itu pertama iseng-iseng waktu masih SD, 6 tahun lalu bikin komedi sketsa sama teman sekolah. Pas SMP, masih lanjut tapi sendiri. Aku coba konten gaming, review makanan dan edukasi. Cuma perkembangannya mentok di 1000 subscriber," ungkap Zaki. "Pas lulus, ada pandemi Covid-19 jadi sering di rumah. Kebetulan TikTok naik banget. Dari situ aku coba buat konten di TikTok meski awalnya underestimate."

Zaki mengakui bahwa saat awal membuat konten di TikTok tak lantas membuat akunnya jadi ramai. Hingga suatu ketika, video minuman dengan shot sinematik muncul di FYP (For Your Page) miliknya. Ia lantas terinspirasi untuk membuat konten serupa. Tak diduga, video iklan pertama Zaki pun mendadak viral dan capai satu juta viewers. Sejak saat itulah, ia jadi banjir tawaran kerja sama dari beberapa brand.

"Setelah video iklan pertama viral, ada beberapa brand yang ajak kerja sama. Ada juga satu brand, dia minta untuk dibuatkan video iklan di TV. Karena aku baru awal-awal banget, jadi belum aku terima tawarannya. Kalau sekarang, bisa didiskusikan," ungkap Zaki. "Yang paling berkesan iklan Sprite, video keduaku yang sampai 20 juta viewers. Karena dari video itu banyak brand masuk. Sampai deal 10 brand dalam 1 hari gara-gara satu video."

3. Sering Di-Notice Brand Sampai Dapatkan Centang Biru


Sering Di-<i>Notice Brand</i> Sampai Dapatkan Centang Biru
TikTok/zaki_alfadilah

Zaki mengakui jika saat membuat konten video iklan, beberapa memang iseng dari produk yang ia beli tanpa ada kerja sama brand. Karena itulah, ia kerap kali mendapatkan hadiah khusus dari brand tertentu setelah membuat video iklan. Baru-baru ini, ia sampai di-follow oleh owner Menantea yang juga YouTuber dan selebgram, Jerome Polin.

"Karena aku personal branding-nya buat video iklan, jadi aku iseng beli produk terus aku buat iklannya. Aku pernah buat video iklan Coco Crunch dan Boncabe, di-notice sama brand-nya terus dikirimin hampers. Terakhir (di-notice) video iklan MenanTea. Itu di-notice brand sampai di-follow pemiliknya, Jerome Polin," ujar Zaki. "Yang paling enggak bisa dilupakan juga, pas bulan Februari 2022, aku diundang ke TikTok Award."

Sebelum diundang ke TikTok Award, akun TikTok Zaki rupanya terlebih dahulu mendapat tanda verifikasi atau centang biru. Hal ini didapatkan setelah ia berhasil memenangkan salah satu event edukasi TikTok bertajuk "#samasamabelajar".

"TikTok sering mengadakan event edukasi yang hadiahnya uang tunai bahkan verifikasi account. Akhir tahun 2021, aku ikut event edukasi TikTok, '#samasamabelajar'," terang Zaki. "Kebetulan banget aku buat video iklan KFC, viewers-nya tembus 20 juta dan followers naik 200 ribu dalam 2 hari. Sekarang sudah 40 juta viewers. Dari situ alhamdulilah aku menang event-nya dan dapatkan verifikasi."

4. Terapkan Beragam Teknik Editing


Terapkan Beragam Teknik <i>Editing</i>
TikTok/zaki_alfadilah

Agar hasilnya jadi lebih menarik, Zaki akan memoles video iklannya dengan teknik-teknik editing yang ciamik. Meski demikian, ia mengaku juga pernah mengalami kesulitan saat mengedit objek yang bergerak di awal-awal. Namun, kesulitan proses pengeditan video ini akhirnya membuahkan hasil yang manis saat berhasil mendapatkan jumlah penonton yang fantastis.

"Yang paling sulit, pas awal-awal aku bikin konten karena sambil belajar editing. Aku pernah bikin video iklan Oreo, ada animasi si oreo terbang. Pada saat itu cukup challenging karena harus masking Oreo lagi bergerak satu per satu. Tapi lumayan ramai juga, kalau enggak salah, 8 juta viewers," beber Zaki. "Kalau yang aku suka, ada video iklan McD. Karena berbeda dari yang lain dari segi editing dan angle."

Di sisi lain, beragam kejadian menarik saat take konten juga pernah dialaminya. Misalnya saat ia sudah take konten lama, namun ternyata file-nya masih belum tersimpan. Jika hal itu terjadi, ia pun terpaksa harus mengulang kembali take-nya.

5. Tantangan Berat Atasi Rasa Malas


Tantangan Berat Atasi Rasa Malas
TikTok/zaki_alfadilah

Sejauh ini, sudah ada banyak sekali konten video iklan Zaki yang menembus jutaan followers. Namun, nyatanya hal itu tak menjamin semua kontennya sukses dapatkan jumlah penonton yang fantastis. Beberapa kali ia mengaku pernah dapatkan jumlah penonton yang tak sesuai harapan, padahal sudah dibuat dengan sepenuh hati.

Tak hanya itu saja, Zaki juga mengaku sempat mengalami kendala dan kesulitan di teknis. Pasalnya, saat itu ia masih menggunakan laptop yang spesifikasinya terlalu rendah untuk software editing videonya. Ditambah, jika saat itu idenya mendadak hilang dan diserang rasa malas. Namun berkat support dari orang terdekat dan followers-nya, ia pun mampu mengatasinya dengan baik.

"Pas awal-awal aku buat konten, kesulitannya di teknis. Karena aku pakai laptop yang spesifikasinya rendah, terus software-nya berat, jadi eror terus. Itu menguras energi dan waktu juga," beber Zaki. "Tantangan terbesarnya kalau sekarang melawan rasa malas. Dan juga pas lagi editing kadang idenya mandek. Tapi karena support orang-orang terdekat dan komentar positif, jadi makin semangat buat video selanjutnya."

6. Tips Bikin Video Iklan yang Menarik


Tips Bikin Video Iklan yang Menarik
TikTok/zaki_alfadilah

Selain berbagi kisah dan perjalanannya, Zaki juga membocorkan tips untuk membuat video iklan yang menarik. Menurutnya, kunci utama membuat video iklan adalah memahami karakteristik produk terlebih dahulu. Selanjutnya, perhatikan sisi teknis seperti pengambilan angle, sound effect dan lighting untuk menguatkan karakteristik utama produk.

"Kalau tips dari aku yang pertama kita harus tahu karakteristik produk dan brand yang kita buat. Misalnya, mau buat video iklan fried chicken yang produknya krispi dan renyah. Kita bisa ambil shot close up renyahan ayamnya," saran Zaki. "Kalau produk minuman, kita bisa kasih sound effect air dan es. Terus juga perhatikan untuk lighting dan background-nya. Itu sih kalau dari aku."

7. Ingin Segera Tembus Satu Juta Followers


Ingin Segera Tembus Satu Juta <i>Followers</i>
TikTok/zaki_alfadilah

Menurut Zaki, salah satu kunci sukses menjadi konten kreator adalah konsisten. Pasalnya, saat ini algoritma TikTok tak bisa ditebak dengan mudah. Ia pun akan terus berupaya menampilkan karya-karya terbaiknya. Zaki berharap dalam waktu dekat ini, ia bisa sukses dapatkan satu juta followers TikTok.

"Yang ingin jadi konten kreator, mulai aja dulu cari niche. Kalau bisa sesuai dengan yang kalian suka. Terus improve gimana caranya bikin orang tertarik. Dan juga terus konsisten. Karena di TikTok dengan algoritmanya, kita enggak tahu video yang mana yang bakal naik," beber Zaki. "Kalau impian sama target sih aku enggak punya yang jangka panjang. Paling ini dulu sih, tembusin 1 juta followers di TikTok."

Dengan pertumbuhan akun TikTok Zaki yang cukup signifikan, bukan tidak mungkin dirinya bisa mencapai target 1 juta followers lebih cepat. Semoga sukses selalu buat Zaki.



You can share this post!