Get Healthy : Mantan Pejuang Diet Ini Kuak Rahasia Atasi Gelambir Setelah Turun Berat Badan!
Dokumentasi Aldo
Health
Get Healthy

Penurunan berat badan rupanya berpotensi memicu adanya gelambir yang tak kalah bikin galau. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Kali ini, Aldo Wijaya akan menguak rahasianya atasi gelambir setelah turun sampai 40 kg!

WowKeren - Meski melegakan, penurunan angka berat badan yang ekstrem rupanya berpotensi memicu permasalahan lain yang tak kalah bikin galau. Hal ini terjadi ketika penurunan berat badan meninggalkan jejak excess skin atau gelambir di beberapa bagian tubuh. Keadaaan tersebut juga tengah dialami oleh Aldo Wijaya. Mahasiswa berusia 19 tahun ini mengaku punya masalah gelambir di beberapa bagian tubuhnya pasca berhasil menurunkan berat badan.

Perjalanan diet Aldo bermula ketika berat badannya sudah menginjak angka 120 kilogram. Merasa tak nyaman dengan bentuk tubuhnya, ia pun memutuskan untuk latihan di tempat gym. Karena masih belum menemukan pola latihan yang tepat, berat badan Aldo yang sempat turun pun kembali mengalami kenaikan. Siklus ini pun terus berulang sampai beberapa kali hingga membuat Aldo mengevaluasi kembali pola hidupnya.



Photo-INFO

TikTok/aldo_wijaya



Dengan tekad yang kuat, Aldo berkomitmen untuk menjalankan program latihan dengan lebih serius mulai November 2021. Komitmennya ini juga dibuktikan dengan perbaikan pola makan yang dilakukan untuk menunjang penurunan berat badan. Berkat perjuangan inilah, Aldo akhirnya berhasil menurunkan berat badan menjadi 80 kilogram.

Keberhasilan Aldo menurunkan berat badan sampai 40 kilogram ini ternyata meninggalkan jejak gelambir di beberapa bagian tubuhnya. Berbagai upaya pun sudah dilakukan untuk menyamarkan gelambir tersebut. Meski demikian, kini Aldo sudah bisa tampil percaya diri dengan tubuh yang lebih proporsional.

Kepada WowKeren untuk rubrik Get Healthy, Aldo secara eksklusif berbagi perjuangan dan jatuh bangunnya mengatasi gelambir pasca penurunan berat badan (excess skin). Ingin tahu seperti apa kisahnya? Simak penuturan Aldo selengkapnya berikut ini.

(wk/yoan)

1. Penyebab Umum Excess skin


Penyebab Umum <i>Excess skin</i>
pexels/Anna Tarazevich

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa penyebab tubuh mengalami excess skin. Menurut Aldo, salah satu penyebab excess skin yang paling umum adalah penurunan berat badan setelah kondisi obesitas. Meski demikian, kondisi ini juga bisa berbeda-beda pada setiap orang tergantung pada kondisi fisik dan gaya hidupnya.

"Excess skin bisa terjadi saat kita berada di kondisi obesitas, kemudian turun berat badan. Misalnya, aku dulu 120 kilogram dalam waktu 3-4 tahun. Istilahnya, balon kalau diisi air, selama bertahun-tahun itu pasti kulit balonnya akan sulit kembali ke (bentuk) semula," terang Aldo. "Tapi kalau turunnya (misalnya) dari 85 ke 70 kilogram, harusnya enggak ada (excess skin)."

Disisi lain, beberapa orang akan menganggap bahwa penyebab gelambir adalah faktor keturunan sehingga sulit untuk diatasi. Padahal, anggapan tersebut bisa dibilang kurang tepat. Aldo mengungkapkan bahwa hal-hal yang menyebabkan gelambir ini tak ada hubungannya dengan faktor keturunan.

2. Jaga Pola Makan & Perbanyak Asupan Protein


Jaga Pola Makan & Perbanyak Asupan Protein
TikTok/aldo_wijaya

Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk menyamarkan gelambir adalah menambah asupan protein. Dengan memenuhi asupan protein, tubuh akan memiliki cukup amunisi untuk melakukan pembangunan otot. Saat otot mulai terbangun, kulit akan mengencang dan gelambir akan tersamarkan.

"Kalau aku, mencukupi protein karena itu yang paling penting. Caraku menghitung kebutuhan protein itu simpel. Misalnya, berat badan aku 80 kilogram dikali 2 gram protein. Jadi, dalam satu hari aku harus makan 160 gram protein," tutur Aldo. "Karena itu, aku setiap makan harus ada protein yang bisa didapatkan dari dada ayam, tempe, tahu, ikan, daging merah dan susu."

Tak hanya protein, Aldo juga mengingatkan untuk tidak lupa menerapkan pola makan gizi seimbang. Langkah ini dilakukan dengan memenuhi kebutuhan makronutrisi lain seperti karbohidrat. Ditambah, seseorang juga wajib memperhitungkan vitamin dan serat yang terdapat pada buah dan sayur saat penyusunan pola makan.

"Yang kedua, aku pastikan makan cukup karbohidrat untuk tenaga di gym. Ketiga, makan cukup serat seperti buah dan sayur-sayuran. Sayur itu biasanya aku makan toge atau kembang kol. Keempat paling menambah asupan vitamin atau suplemen," tambah Aldo.

3. Evaluasi Intensitas Olahraga Kardio


Evaluasi Intensitas Olahraga Kardio
pexels/Andrea Piacquadio

Pembakaran lemak yang cukup efektif membuat kardio masih menjadi olahraga favorit saat ingin menurunkan berat badan. Tak hanya efektif, olahraga kardio juga terbukti bisa cepat menurunkan berat badan. Meski demikian, penurunan berat badan ini juga disebabkan karena hilangnya kadar air hingga berkurangnya massa otot. Akibatnya, tubuh pun menjadi lebih mudah bergelambir.

Agar keadaan tersebut tidak terjadi, Aldo menyarankan agar seseorang menjalankan program fatloss. Dalam program ini, intensitas olahraga kardio akan dikurangi dan diganti dengan program latihan beban. Dengan melakukan program ini, kadar lemak tubuh bisa berkurang namun massa otot tetap terjaga sehingga tubuh pun jadi lebih kencang.

"Kalau (olahraga) kardio memang dianjurkan karena pembakaran lemaknya bagus. Cuma, kardio itu tujuannya weight loss. Weight loss itu semua kadar di tubuh kita turun mulai dari air, lemak, hingga otot. Makanya turun berat badan bisa cepat," beber Aldo. "Lebih baik kalau misalkan mau program di gym itu bukan weight loss tapi fatloss. Jadi, kadar lemak tubuh yang dihilangkan bukan massa air atau otot. Jadi menurunkan lemak dan menaikkan massa otot."

4. Tingkatkan Massa Otot dengan Angkat Beban


Tingkatkan Massa Otot dengan Angkat Beban
TikTok/aldo_wijaya

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, pembangunan otot merupakan salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk menyamarkan gelambir pada bagian tubuh. Agar pembangunan otot bisa lebih maksimal, lakukan olahraga angkat beban. Langkah ini bertujuan untuk mengisi space lemak yang sudah hilang di bawah kulit sehingga gelambir bisa tersamarkan.

"Tujuan angkat beban itu apa? Kita bisa membangun massa otot disitu. Otot kalau kita kembangkan akan mengganti lemak. Jadi, istilahnya kalau lemak kita sudah habis karena weight loss, kulit itu enggak ada penyangganya karena kan kandungan kulit itu full lemak (saat obesitas)," ungkap Aldo. "Kalau lemak kita habis, kulitnya pasti bergelambir. Makanya, caraku ya harus diganti dengan otot supaya mendorong kulit lagi. Istilahnya, perpindahan dari lemak ke otot. Jadi, meningkatkan massa otot itu penting biar excess skin enggak terlalu kelihatan."

Aldo mengungkapkan bahwa sebagian besar gelambir pada tubuhnya terdapat pada bagian dada dan perut bawah. Karena itulah, dulu ia selalu memfokuskan programnya untuk latihan dada. Padahal, penting juga untuk memerhatikan dan melatih bagian tubuh lain agar hasil bisa jadi lebih maksimal.

"Kalau dulu, karena banyak gelambir di bagian dada, aku sering latihan dada. Tapi sebenarnya enggak. Kita bisa melatih seluruh badan, jadi setiap bagian kita isi (dengan otot)," lanjut Aldo. "Aku juga lihat di Instagram dan TikTok, orang-orang enggak terlalu terlihat excess skin-nya karena dia meningkatkan massa otot."

5. Konsultasikan Masalah Pada Dokter


Konsultasikan Masalah Pada Dokter
pexels/Pixabay

Pada dasarnya, tak ada efek samping kesehatan yang harus dikhawatirkan akibat adanya gelambir atau excess skin. Hanya saja, beberapa orang merasa tidak nyaman karena dirasa cukup mengganggu penampilan.

Menurut Aldo, tak ada cara alami lagi yang bisa dilakukan untuk menyamarkan excess skin selain menjaga asupan makanan dan meningkatkan massa otot. Meski demikian, hal ini juga bisa dikonsultasikan lebih jelas kepada dokter terlebih dahulu. Biasanya, untuk kondisi excess skin yang sudah parah sampai mengganggu aktivitas, tindakan operasi bisa saja dilakukan.

"Excess skin sebenarnya enggak ada efek samping untuk kesehatan. Tapi kalau cara lain, lebih baik konsultasi ke dokter. Dokter mungkin tahu bagaimana baiknya, rekomendasi nutrisi atau apapun itu," ujar Aldo. "Cuma memang kalau excess skin sudah semakin parah dan merasa mengganggu, mau enggak mau harus menjalani prosedur operasi karena sudah susah dan (kulitnya) terlanjur melar."

6. Jadikan Excess skin Sebagai Medali Penghargaan


Jadikan <i>Excess skin</i> Sebagai Medali Penghargaan
TikTok/aldo_wijaya

Meski sudah menerapkan pola makan hingga olahraga yang cukup, gelambir pada tubuh Aldo tak dengan secara ajaib menghilang dengan instan. Beberapa bagian tubuh seperti dada hingga perut bagian bawah diungkapkannya masih terdapat jaringan-jaringan excess skin.

Menurut Aldo, sebagian besar orang ingin menyamarkan excess skin disebabkan karena kurangnya rasa percaya diri. Namun, hal tersebut tidak berlaku baginya. Pasalnya, ia justru menganggap bahwa excess skin pada tubuhnya sebagai sebuah medali penghargaan untuk mengingat keberhasilannya menurunkan berat badan sampai 40 kilogram.

"Lebih kita sendiri saja yang kurang percaya diri (karena adanya excess skin). Kalau aku pribadi, masalah excess skin enggak usah terlalu dipikirkan. Biarkan itu menjadi saksi perjuangan, bukti kalau kita sudah berjuang dan berhasil turun berat badan. Aku bilang itu kayak medali lah istilahnya. Paling kalau memang mau sedikit mengencangkan ya kita harus makan protein yang cukup dan meningkatkan massa otot, itu sih," tutur Aldo.

7. Cegah Excess skin dengan Segera Lakukan Diet


Cegah <i>Excess skin</i> dengan Segera Lakukan Diet
TikTok/aldo_wijaya

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah excess skin sejak dini adalah dengan tidak membiarkan tubuh dalam keadaan obesitas yang terlalu lama. Mulai diet dengan terapkan pola hidup sehat seperti memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsi hingga rutin berolahraga.

"Setahuku kalau beratnya terlalu lama di kondisi obesitas dan turun, itu sudah pasti akan excess skin. Terus, pola hidup yang jelek. Makanya kalau kita sudah di posisi obesitas, harus segera reverse (diet). Jangan terlalu nyaman karena lama-lama kulit akan makin parah (gelambir setelah turun BB)," saran Aldo. "Cuma itu tergantung cara diet dan olahraga serta kondisi badan terakhirnya bagaimana. Tinggal diri kalian, mau melakukan atau enggak karena diet itu butuh konsisten supaya perubahan badan makin kelihatan. Jadi buat kalian yang belum mulai, segera diet supaya tidak menyesal."

Aldo juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak edukasi-edukasi diet yang tersedia di internet. Dengan kemauan dan tekad yang kuat, seseorang pasti akan sukses mendapatkan bentuk tubuh impiannya. Jadi, jangan tunda dan segera lakukan diet, ya!



You can share this post!