Foto-Foto Sakura Miyawaki LE SSERAFIM Diduga Dijual Ilegal oleh Staf Agensi
X/@SOURCEMUSIC
Musik

Salah seorang staf agensi SOURCE MUSIC diduga menjual sederet foto polaroid Sakura yang telah ditandatangani sang idol. Foto-foto tersebut dijual di internet dengan harga 1,5 juta won.

WowKeren - Nama Miyawaki Sakura mendadak trending di akun X (sebelumnya Twitter) pada Senin (12/2). Hal itu disebabkan karena muncul kabar bahwa foto-foto baru Sakura yang telah ditandatangani oleh sang idol diduga dijual secara ilegal oleh staf agensi SOURCE MUSIC. Kecaman pun berdatangan dari warganet untuk terduga staf agensi.

Diketahui, sederet foto pemotretan member LE SSERAFIM ini dengan majalah Tiongkok Herdes telah diposting. Foto-foto tersebut sempat mendapat kontroversi mengenai pengeditan yang dianggap berlebihan. Di samping itu, rupanya ada salah seorang fans yang menemukan bukti bahwa diduga staf agensi telah menjual foto polaroid bertanda tangan Sakura yang dimaksudkan untuk penggemar.

Foto-Foto Sakura Miyawaki LE SSERAFIM Diduga Dijual Ilegal oleh Staf Agensi

Source: X

Secara khusus, banyak yang menyebutkan bahwa lokasi oknum tersebut berada di Yongsan, yang merupakan kantor pusat SOURCE MUSIC. Saat foto tersebut dibagikan, Sakura diduga telah mengambil 12 buah polaroid, kemudian delapan buah polaroid ditemukan untuk dijual sehingga hanya empat buah polaroid yang dijadikan keuntungan. Per satu foto tersebut dijual seharga 1,5 juta won atau jika dirupiahkan sekitar 17 jutaan.


Fans tak mampu menyembunyikan kemarahannya, meminta agar agensi segera merilis pernyataan tentang apa yang terjadi. Protes pun berdatangan dari para penggemar. Mereka beramai-ramai mengecam aksi oknum tersebut dan mengirim pesan ke email SOURCE MUSIC.

Foto-Foto Sakura Miyawaki LE SSERAFIM Diduga Dijual Ilegal oleh Staf Agensi

Source: X

Permasalahan ini pun dengan cepat menyebar di media sosial. Seorang penggemar berbagi bahwa pihak majalah Herdes Tiongkok telah menanggapi kehebohan ini. Mereka meminta maaf atas semua yang telah terjadi. Mengungkap bahwa masalah ini sedang dalam penyelidikan dan foto-foto polaroid yang diduga beredar di pasaran telah ditemukan. Mereka menjelaskan bahwa tidak ada satu pun yang terjual dan semuanya telah dikirim ke SOURCE MUSIC.

Pihak majalah pun meminta pesan yang disampaikan oleh mereka agar dibagikan ke media sosial untuk menjernihkan kesalahpahaman. Sayangnya, masih belum puas dan tetap menuntut tindakan dari SOURCE MUSIC. Setidaknya agensi tersebut memberikan pernyataan resminya atas permasalahan ini.

(wk/lara)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Trending
Berita Terbaru