Seram, Band Rock Indie Ini Rilis Album 'A Deep Sleep' Soal Kematian
Musik

Rekaman sejak 3 tahun lalu, grup band rock Montecristo akhirnya rilis album baru.

WowKeren - Hari ini, Rabu (7/12) band Montecristo merilis album baru. Sebelumnya Montecristo yang mengambil tajuk ujung perjalanan hidup manusia dalam albumnya.

Jika album pertama "Celebration of Birth" tentang kelahiran, album kedua "A Deep Sleep" tentang kematian. Rangkaian lagu dalam sebuah proses yang tak pernah sederhana namun sering di wakili hanya oleh satu kata "Kehidupan".


Sang vokalis yakni Eric Martoyo menceritakan proses album tersebut. Album itu rupanya sebetulnya sudah dikerjakan sejak 2013 silam dan baru selesai tahun ini.

"Album ini direkam sejak awal 2013 dan baru selesai tahun ini. Sama seperti album sebelumnya, album 'A Deep Sleep' juga di kerjakan di Studio Sydney oleh Steve Smart," kata Eric. "Untuk genre kita tetap mempertahankan formula rock dan berkisah. Lewat bertutur, kami menyampaikan cerita, menggarisbawahi pesan dan mengajak pendengar kontemplasi. Kami percaya, musik adalah kendaraan yang tepat untuk itu."

Terdapat 10 lagu dalam album "A Deep Sleep" seperti "Alexander, "Monther Nature", "The Man in A Wheechair", "Simple Truth", "Ballerina", "A Deep Sleep", "A Blessing or A Curse" dan lainnya. Selain itu, lewat album tersebut didedikasikan untuk seorang musisi sekaligus sahabat yakni Andy Julias yang telah berpulang Februari lalu.

You can share this post!