Asam Lambung Naik Saat Berpuasa? Lakukan 7 Cara Mudah Ini Untuk Mencegahnya
Health
Puasa Di Tengah Corona

Menderita asam lambung saat berpuasa bisa sangat menyakitkan, sehingga mempengaruhi aktivitas harian. Karena itu, sebaiknya simak beberapa cara mudah ini untuk mencegah asam lambung selama berpuasa.

WowKeren - Saat sedang puasa, kita diwajibkan menahan lapar dan dahaga sejak pagi hingga petang. Karena tidak menerima asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, asam lambung akan naik sebab tidak adanya makanan yang bisa diproses.

Kondisi ini menimbulkan rasa sakit dan nyeri pada perut, menimbulkan rasa panas atau sensasi terbakar di bagian dada dan tenggorokan. Gejala umum lainnya bisa berupa batuk kering, asma hingga kesulitan menelan makanan. Kondisi ini tentu saja akan sangat mengganggu aktivitas harian selama puasa. Karena itulah tidak sedikit pengidap asam lambung yang ragu untuk berpuasa.

Berkaitan dengan hal ini, tim WowKeren merangkum beberapa cara mencegah asam lambung saat puasa. Penasaran apa saja itu? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

(wk/eval)

1. Atur Pola Makan


Atur Pola Makan

Cara pertama yang sebaiknya Anda lakukan untuk mencegah asam lambung adalah dengan mengatur pola makan. Sebaiknya hindari makanan dan minuman yang bisa merangsang produksi asam lambung secara berlebihan. Pastikan juga Anda makan secara teratur dua kali sehari, saat sahur dan berbuka. Dan usahakan untuk tidak menunda makan saat waktu berbuka tiba agar asam lambung tidak naik.

Saat berbuka, usahakan untuk tidak makan secara berlebihan karena makan dengan porsi besar juga dapat menyebabkan asam lambung naik. Usahakan untuk makan dalam porsi kecil, dan tingkatkan frekuensinya jika Anda masih merasa lapar.

2. Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur dan Berbuka


Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur dan Berbuka

Tidak sedikit orang yang langsung tidur setelah makan sahur atau berbuka. Jika Anda memiliki kebiasaan ini, sebaiknya mulai hentikan sekarang. Karena hal ini dapat membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam lambung karena asupan yang meningkat.

Perlu diketahui, posisi duduk bisa membantu meningkatkan makanan menuju lambung. Tapi saat Anda berbaring dalam keadaan lambung penuh, isi lambung akan terdorong naik melewati katup bawah esofagus. Kondisi ini akan meningkatkan terjadinya refluks makanan. Karena itu jika ingin tidur, lebih baik tunggu 2-3 jam setelah makan.

3. Jangan Terburu-Buru Saat Makan


Jangan Terburu-Buru Saat Makan

Beberapa orang terkadang makan dengan buru-buru. Saat berbuka, mereka sangat lapar hingga makan dengan cepat. Ketika sahur, waktu Imsak yang semakin dekat juga membuat mereka makan dengan terburu-buru. Padahal makan terlalu cepat membuat makanan sulit untuk dicerna. Pencernaan yang buruk akan meningkatkan risiko kenaikan asam lambung.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar tidak makan terburu-buru. Pertama, jangan makan dalam keadaan sangat lapar. Kedua, kunyah makanan sampai lumat sebelum ditelan. Normalnya, hitung sampai 20 detik saat mengunyah makanan sebelum menelan suapan berikutnya. Terakhir, usahakan untuk makan dalam suapan yang lebih kecil.

4. Berhenti Merokok


Berhenti Merokok

Merokok memang dapat menyebabkan sejumlah masalah pada kesehatan. Salah satunya adalah meningkatkan asam lambung pada tubuh. Kandungan di dalam asap rokok dapat mengiritasi lambung sehingga dapat meningkatkan asam lambung saat berpuasa.

Karena itulah jika ingin mencegah asam lambung saat berpuasa, sebaiknya mulai kurangi intensitas merokok. Mungkin terasa sulit pada awalnya, tapi sebaiknya manfaatkan momen puasa untuk benar-benar berhenti merokok. Dengan begitu, kesehatan Anda akan lebih terjaga.

5. Lakukan Metode Diet Rendah Karbohidrat (Keto)


Lakukan Metode Diet Rendah Karbohidrat (Keto)

Cara berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk mencegah asam lambung naik saat berpuasa adalah dengan melakukan diet rendah karbohidrat (Keto). Jika Anda terbiasa mengkonsumsi karbohidrat tinggi, Anda akan mengalami penurunan asam lambung jika beralih ke diet rendah karbohidrat.

Metode ini sangat baik dilakukan untuk mencegah asam lambung, terutama saat kita sedang berpuasa. Saat melakukan diet keto, kita dianjurkan untuk mengkonsumsi lemak hingga 60-70 persen. Adapun asupan karbohidrat dikurangi menjadi 5 persen dari kebutuhan harian pada umumnya. Sebagai gantinya, karbohidrat ditukar dengan mengkonsumsi makanan tinggi protein.

6. Hindari Makanan Berlemak dan Minuman Berkafein


Hindari Makanan Berlemak dan Minuman Berkafein

Untuk mencegah asam lambung selama berpuasa, kita juga harus memperhatikan makanan apa yang kita konsumsi. Sebaiknya kurangi konsumsi makanan berlemak tinggi dan berminyak seperti kentang goreng, burger, susu, yoghurt, coklat dan mint. Hindari juga makanan yang bersifat asam dan pedas karena dapat merangsang terjadinya peningkatan produksi asam lambung.

Selain itu, usahakan juga untuk menghindari minuman berkafein seperti kopi, teh, kokoa dan soda. Minuman ini dapat menyebabkan pengenduran otot katup esofagus bawah yang dapat memicu kenaikan asam lambung.

7. Naikkan Posisi Kepala Saat Tidur


Naikkan Posisi Kepala Saat Tidur

Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk mencegah asam lambung adalah dengan memperbaiki posisi tidur. Tanpa adanya gaya grativasi, akan terjadi penekanan terhadap isi lambung sehingga membuatnya naik dan menekan sfingter esofagus bawah. Karena itu, sebaiknya naikkan posisi kepala saat tidur agar penekanan terhadap isi lambung berkurang.

Demikian delapan cara mencegah asam lambung meningkat saat menjalani ibadah puasa. Simak juga artikel ini untuk mengetahui berbagai tips agar tetap bugar selama berpuasa. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui beberapa makanan mengenyangkan yang membuatmu tak mudah lapar saat puasa.

You can share this post!

Related Posts