Olivia Rodrigo Hentikan Kontrak Dengan Agensinya, Tengah Proses Cari Manajer Baru
Instagram/oliviarodrigo
Selebriti

Olivia Rodrigo dan manajernya yang sekarang yakni Kristen Smith dikabarkan telah berhenti bekerja sama. Kini, Olivia dilaporkan telah bertemu sejumlah manager papan atas.

WowKeren - Kabar terbaru datang dari musisi populer Olivia Rodrigo. Pasalnya, Olivia kabarnya telah resmi tak lagi bekerja sama dengan agensi, Camp Far West, yang dinaungi sang manajer, Kristen Smith.

Olivia juga dilaporkan tak lagi terlibat kontrak dengan Kristen Smith. Kabar perpisahan Olivia dari agensinya yang lama pertama kali dikabarkan Billboard.

Kabarnya, perempuan berusia 18 itu telah meninggalkan manajemen Kristen Smith sejak awal Januari 2022 lalu. Belum diketahui apa alasan Olivia dan Kristen memutuskan tak lagi bekerja sama.

Menariknya, pelantun lagu bertajuk "Traitor" itu tengah dalam proses diskusi dengan agensi yang baru. Bahkan Olivia dilaporkan telah bertemu dengan beberapa manajer papan atas yang telah menaungi sejumlah bintang besar Hollywood.

"Bahwa Olivia Rodrigo telah melakukan diskusi awal dengan beberapa manajer papan atas," beber orang dalam.


Sayang, pihak Olivia masih enggan angkat bicara terkait berhentinya sang penyanyi dengan manajemen Kristen Smith. Para fans pun bertanya-tanya mengapa Olivia memutuskan untuk berpisah dari manajemen Kristen Smith yang telah membesarkan namanya.

Di sisi lain, Olivia sempat mengungkap bahwa dirinya tengah frustasi lantaran sejumlah musiknya dinilai menjiplak karya milik bintang lain. Lagu bertajuk "Deja Vu" contohnya yang dituding menjiplak salah satu karya milik Taylor Swift yakni "Cruel Summer". Tak hanya itu, lagu "Good 4 U" milik Olivia juga dinilai serupa dengan karya milik Paramore yang berjudul "Misery Business".

Olivia kemudian mengaku kurang nyaman dengan tudingan tersebut. Olivia merasa kreatifitasnya tak dihargai. Penyanyi berusia 18 tahun itu kemudian mengklaim terdapat beberapa pihak yang sengaja memanfaatkan popularitasnya demi keuntungan mereka sendiri.

"Sungguh membuat frustrasi melihat orang-orang mendiskreditkan dan menyangkal kreativitas saya," ungkap Olivia dalam wawancara bersama Time. "Sepertinya orang-orang menjadi lucu tentang hal-hal ketika lagu menjadi sangat populer."

(wk/Sisi)


You can share this post!


Related Posts