Terbongkar, Lagu Hits Kahitna Terinspirasi Dari Kisah Cinta Yovie Widianto
Instagram/kahitna
Musik

Baru-baru ini, Kahitna akhirnya bisa sukses menggelar konser secara langsung mereka bertajuk '36 Tahun Kahitna Special Concert' dengan dua tema berbeda pada 6 Agustus yang digelar dengan meriah.

WowKeren - Baru-baru ini, band legendaris Kahitna pada akhirnya berhasil menggelar konser setelah menunda lebih dari 2 tahun karena pandemi. Dalam konser yang bertajuk "36 Tahun Kahitna Special Concert", acara ini dihadiri ribuan penonton.

Digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta pada 6 Agustus, penampilan memukau dari Kahitna menghipnotis penontonnya. Dalam konser tersebut, acara dibuka dengan penampilan memukau Yovie Widianto dengan dentingan piano lagu penuh keromantisan.

Setelah membawa suasana penuh keromantisan, para vokalis Kahitna yakni Mario Ginanjar, Hedi Yunus dan Carlo Saba pun naik ke atas panggung dan membuat acara meriah.

Para vokalis membawakan lagu-lagu hits Kahitna seperti "Bagaimana" yang dirilis pada tahun 1994. Tidak lupa, para vokalisnya mengajak penonton untuk menikmati tarian yang heboh dan menyegarkan.

Penampilan pun berlanjut dengan lagu-lagu hits lainnya seperti "Soulmate", "Tentang Diriku" hingga "Merenda Kasih. Dalam penampilan "Merenda Kasih", Hedi Yunus sang vokalis mengajak penontonnya untuk berinteraksi dengan cerita singkat mereka.


"36 tahun Kahitna.. Ini perjalanan panjang, dari dulu lagu-lagu Kahitna diciptakan dari Yovie. Banyak sekali cerita cinta Yovie dan jadi lagu," ujar Hedi Yunus.

Salah satunya berjudul "Merenda Kasih" yang mana lagu ini terdengar romantis, tetapi kenyataannya memiliki lirik yang menyakitkan. Berdasarkan keterangan Yovie Widianto, lirik ini mengisahkan seseorang yang tak bisa memilih satu di antara dua cinta.

"Yov lagu ini kok begini?" tanya Hedi Yunus mengajak rekannya bercanda. Yovie Widianto pun menerangkan jika lagu ini menjadi cikal bakal seseorang yang punya pasangan tidak hanya satu.

Sementara itu, dalam konferensi pers yang digelar mengatakan bahwa pertunjukan konser ini diselenggarakan dengan dua tema berbeda. Tema show pertama bertajuk "Sore Sudah Cantik" yang sudah digelar jam 3 sore ini akan meminta penonton mengenakan baju penuh warna.

Sedangkan tema show kedua bertajuk "Untuk Malam Cerita Cinta". Dalam pertunjukan kedua ini, para penonton akan diminta untuk menggunakan baju berwarna monokrom sehingga konsep tema tersebut menjadi seru dan bermakna.

(wk/taki)

You can share this post!

Related Posts