Tak Kalah Dari Luar Negeri, Ini 10 Jembatan Megah dan Terkenal di Indonesia
Travel

Indonesia juga memiliki jembatan yang keren dan megah, lho. Simak di sini untuk mengetahuinya

WowKeren - Kalian pasti sudah tidak asing dengan Jembatan Tower atau Tower Bridge, Jembatan Banpo, Korea Selatan atau Jembatan Golden Gate di AS, bukan? Selain sebagai dua lokasi yang terputus, jembatan sering kali menjadi ikon suatu kota atau negara.

Nah, oleh karena itu, pembangunan suatu jembatan pasti selalu dipikirkan secara matang. Mulai dari faktor keamanan, desain dan fasilitas yang tersedia.


Indonesia sendiri memiliki banyak jembatan yang megah, kok. Desain dan keunikannya tidak kalah dari berbagai jembatan indah di dunia. Bahkan beberapa juga memiliki atraksi air atau lampu saat malam hari, lho.

Berikut 10 jembatan megah dan terkenal di Tanah Air. Simak ulasan lengkapnya di sini, ya.

1. Jembatan Fisabilillah Merupakan Kebanggaan Masyarakat Batam


Jembatan Fisabilillah Merupakan Kebanggaan Masyarakat Batam

Jembatan Fisabilillah atau yang dikenal dengan nama Jembatan Barelang merupakan jembatan yang dibangun untuk menghubungkan pulau Batam, Rempang dan Galang. Jembatan ini merupakan karya B.J. Habibie yang saat itu menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi yang dibangun pada tahun 1992 hingga 1998. Bentuknya cukup megah, hampir serupa dengan Jembatan Golden Gate, San Fransisco.

Nah, karena menghubungan total 6 pulau termasuk pulau Tonton, Nipah dan Galang Baru, jembatan ini pun tak hanya satu, lho. Terdapat lima jembatan lagi selain yang paling megah yakni Jembatan Narasinga, Jembatan Ali Haji, Jembatan Sultan Zainal Abidin, Jembatan Tuanku Tambusai dan Jembatan Raja Kecil.

Jika berkunjung ke Jembatan Fisabilillah, kalian dapat memarkirkan kendaraan di area sebelum jembatan kemudian berjalan kaki menikmati pemandangan indah yang disuguhkan. Masyarakat diperbolehkan bersantai di trotoar yang berada di jembatan. Selain itu, banyak penjual makanan tradisional yang akan memanjakan perut kalian.

2. Jembatan Ampera, Ikon Kota Palembang


Jembatan Ampera, Ikon Kota Palembang

Jembatan megah lainnya yakni Jembatan Ampera. Jembatan ini cukup unik karena berwarna merah pada semua sisinya. Dengan panjang lebih dari 1000 meter, Jembatan Ampera membentang di atas Sungai Musi menghubungkan wilayah seberang ilir dan seberang hulu.

Masyarakat Palembang telah menjadikan Jembatan Ampera sebagai ikon wisata. Maka tak heran jika banyak panggung hiburan atau kegiatan kebudayaan yang digelar di seputaran jembatan tersebut. Apalagi kini Jembatan Ampera telah dilengkapi dengan lampu-lampu yang indah di malam hari.

3. Jembatan Merah Putih di Ambon yang Diresmikan Pada 2006


Jembatan Merah Putih di Ambon yang Diresmikan Pada 2006

Ambon memiliki jembatan terpanjang di Indonesia Timur sejak 2006 silam. Jembatan yang diberi nama Jembatan Merah Putih ini membentang sepanjang 1.140 meter di atas Teluk Ambon. Kalian wajib mencoba melewati jembatan ini jika berkunjung ke Ambon.

Berkunjung ke Jembatan Merah Putih, kalian dapat menyaksikan kapal-kapal besar yang hilir mudik di lautan biru. Suasana tersebut dapat kalian nikmati sekitar tiga hingga empat menit selama melewati jembatan tersebut. Waktu terbaik mengunjungi lokasi ini adalah saat sebelum matahari terbenam. Selain itu, ketika malam hari tiba pemandangan semakin indah dengan lampu kota dan kapal yang gemerlap.

4. Jembatan Nasional Suramadu Peningkat Ekonomi Rakyat


Jembatan Nasional Suramadu Peningkat Ekonomi Rakyat

Jembatan Nasional Suramadu merupakan salah satu lokasi yang wajib dikunjungi jika kalian sedang berada di Surabaya. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dua daerah yang dihubungkan yakni Surabaya dan Madura. Apalagi Madura memiliki lokasi wisata yang dikembangkan.

Memiliki panjang 5.438 meter, Jembatan Nasional Suramadu melintas di selat Madura. Konstruksi jembatan ini menggunakan cable stayed yang ditompang oleh menara kembar setinggi 140 meter. Untuk melintasi di jembatan ini, pengguna roda empat akan dikenakan biaya Rp 30 ribu, sementara roda dua hanya Rp 3 ribu saja.

Namun, kalian tentu tidak boleh berhenti sembarangan di Jembatan Suramadu. Cukup menikmati keindahannya selama perjalanan melintasi selat Madura saja, ya.

5. Jembatan Kutai Kartanegara yang Sempat Ambruk


Jembatan Kutai Kartanegara yang Sempat Ambruk

Jika mendengar Jembatan Kutai Kertanegara (Kukar), mungkin kalian akan mengingat peristiwa runtuhnya jembatan ini pada 2011 silam. Jembatan yang saat itu baru berusia 11 tahun di Kalimantan Timur ambruk disebabkan kurangnya pengetahuan soal pembangunannya. Jembatan panjang seperti Kukar mestinya memerlukan pengetahuan sendiri bukan berdasarkan pengalaman.

Namun, pada tahun 2015, jembatan ini diresmikan kembali oleh Bupati saat itu yakni Chairil Anwar. Pembangunannya lebih matang dan telah melalui uji coba beban dengan 24 dump truck bermuatan 600 ton.

Usai dibangun, bentuk Jembatan Kutai Kertanegara pun berubah. Mulanya berbentuk seperti Jembatan Golden Gate, namun kini mereka menggunakan tipe jembatan pelengkung yang indah. Lokasinya dekat dengan jembatan yang ambruk 2011 lalu.

6. Jembatan Ponulele yang Dikenal dengan Jembatan Kuning


Jembatan Ponulele yang Dikenal dengan Jembatan Kuning

Jembatan Ponulele mungkin bukan jembatan yang panjang karena hanya membentang 250 meter di atas Teluk Talise. Namun, jembatan yang kerap disebut Jembatan Kuning ini merupakan yang jembatan lengkung pertama di Indonesia, lho.

Menghubungkan Kecamatan Palu Timut dan Palu Barat, Jembatan Kuning dikelilingi oleh objek wisata yang menarik. Kalian dapat melintasinya dengan roda dua, roda empat dan juga berjalan kaki.

Sayangnya, jembatan kebanggaan masyarakat Palu ini runtuh akibat gempa dan tsunami pada September 2018 lalu. Kini, kondisi Jembatan Kuning ini sangat mengenaskan. Namun pemerintah sedang berupaya untuk merencanakan pembangunannya kembali.

7. Jembatan Suroboyo dengan Atraksi Air Mancur Saat Malam Hari


Jembatan Suroboyo dengan Atraksi Air Mancur Saat Malam Hari

Selain Jembatan Suramadu, Surabaya memiliki daya tarik wisata baru yakni Jembatan Suroboyo. Lokasinya berada di dekat pantai Kenjeran. Jembatan ini baru saja diresmikan pada 2016 lalu, lho.

Jembatan Suroboyo memberikan ruang yang cukup luas bagi pengunjung untuk berjalan-jalan dan berfoto di trotoar sepanjang jembatan sehingga tidak mengganggu lalu lintas. Di beberapa spot jembatan dihiasi dengan bunga-bunga yang membuat pemandangan semakin menarik. Namun, untuk naik ke atas, ada jam tertentu, yakni pagi dari jam 06.00 sampai 10.00 dan sore dari jam 15.00 sampai 17.00. Selain itu, ada batas maksimal yakni sekitar 50 orang saja.

Jika ingin berkunjung ke Jembatan Suroboyo, waktu yang paling tepat adalah Sabtu malam. Pasalnya, sekitar pukul 20.00 hingga 21.00 akan ada pertunjukan air mancur menari dengan lampu yang indah. Nah, saat sabtu malam juga berlaku aturan car free night.

8. Jembatan Pasupati di Bandung dengan Satu Penyangga


Jembatan Pasupati di Bandung dengan Satu Penyangga

Jembatan Pasupati merupakan gabungan dari Jalan Terusan Pasteur dan Jalan Surapati yang dihubungkan oleh jembatan ini. Jembatan di Bandung ini pertama kali diresmikan pada 2005 silam. Jembatan ini panjangnya hingga 2,8 km dengan lebar 30-60 meter.

Keunikan Jembatan Pasupati ada pada satu tiang besar ditengah jembatan yang menjadi penompang utamanya. Saat malam hari, jembatan ini dilengkapi dengan cahaya lampu yang berwarna warni. Pemandangan indah akan kalian saksikan saat melewati jembatan ini.

9. Jembatan Barito di Banjarmasin


Jembatan Barito di Banjarmasin
Instagram/ahmadmahyudin2710

Jembatan Barito dibangun melintasi Sungai Barito, di Provinsi Kalimantan Selatan. Jembatan ini merupakan akses jalan Trans Sumatera dari Banjarmasin ke Palangkaraya dan sebaliknya dengan panjangnya sekitar 1.082 meter.

Kini, Pulau Bakut yang berada di bawah Jembatan Barito akan segera dibuka untuk umum. Kondisi pulaunya sangat bagus untuk menikmati wisata alam. Selain itu, pariwisata Pulau Bakut akan dikembangkan untuk pendidikan lingkungan.

10. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah di Kota Siak Sri Indrapura


Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah di Kota Siak Sri Indrapura
Instagram/febrinainfebri

Salah satu jembatan yang cukup terkenal di Riau adalah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah. Jembatan yang dikenal sebagai Jembatan Siak ini memiliki panjang 1.196 meter dengan lebar 16,95 meter. Selain itu ada trotoar yang mengapit sisi kanan dan jalan jembatan.

Bentuk Jembatan Siak tak jauh berbeda dari Jembatan Barelang. Terdapat dua menara yang kokoh berdiri di atas jembatan dan dilengkapi dua buah lift untuk menuju puncaknya. Dari sana kita dapat melihat keindahan Kota Siak secara keseluruhan. Saat malam hari, jembatan ini juga dihiasi oleh lampu warna-warni yang menarik.

You can share this post!

Related Posts