Takut Disuntik Sampai Hampir Menangis, Siswa SD Ini Malah Teriakkan Lagu Black Pink
SerbaSerbi

Tak hanya terkenal bagi penggemar dewasa, lagu grup Black Pink juga terkenal di kalangan anak-anak.

WowKeren - Musik K-Pop memang sudah tak asing lagi di telinga publik. Banyak girl band dan boy band dari Korea Selatan yang terkenal di kalangan anak muda Indonesia. Salah satunya adalah Black Pink.

Grup yang baru saja mengunjungi Indonesia ini terkenal dengan lagunya yang berjudul "DDU-DU DDU-DU". Hingga kini, video klip untuk lagu tersebut telah diputar lebih dari 500 juta kali. Grup ini pun sukses mencetak rekor sebagai girl band K-Pop pertama yang mencapai angka tersebut.


Tak hanya bagi penggemar dewasa, lagu ini ternyata juga terkenal di kalangan anak-anak. Meski dilantunkan dalam bahasa Korea, banyak anak kecil yang bisa menyanyikan lagu tersebut dengan baik.

Contohnya adalah siswa SD yang satu ini. Videonya yang sedang disuntik menjadi viral di media sosial lantaran dirinya menahan tangis sambil menyanyikan lagu Black Pink.

Dalam video berdurasi 24 detik tersebut, sang bocah sedang mendapat suntikan imunisasi. Ia pun harus dipegangi oleh seorang guru agar tidak kabur.

Sambil memejamkan mata dan melawan rasa takut, siswa tersebut malah meneriakkan lirik lagu Black Pink. "Ddu-du ddu-du. Tereret terereret BLACKPINK. Aye aye," teriak sang bocah sambil menahan tangis.

Guru yang memegangi bocah tersebut hanya bisa menahan tawa. Petugas yang menyuntiknya bahkan turut menyanyikan lagu tersebut.

"Sudah selesai Pio," ujar seorang guru. "Sudah dipegangi."

Video yang pertama kali diunggah ke Twitter oleh akun @yohualticetl tersebut menjadi viral di media sosial. Akun tersebut mengaku bahwa bocah di video itu adalah murid temannya yang duduk di bangku kelas 4 SD. Sejak diunggah pada 2 Desember 2018, video tersebut telah diputar sebanyak 1,6 juta kali.

Warganet pun banyak yang merasa terhibur dengan video ini. Mereka menganggap siswa SD tersebut sudah bisa menjadi seorang fanboy.

"Receh juga tuh anak," komentar seorang warganet. "Fanboy fanatik ini," timpal warganet lain. "Ngakak ampe ke ubun2," tambah warganet lainnya.

You can share this post!

Related Posts