Gerombolan Hiu 'Serbu' Pantai Nusa Dua Bali Hebohkan Turis, Ini Penjelasannya
SerbaSerbi

Direktur Nusa Dua Reef Foundation (NDRF), Pariama Hutasoit, menjelaskan hiu-hiu tersebut merupakan jenis Blackpit. Biasanya, hiu jenis ini hidup di daerah terumbu karang.

WowKeren - Video segerombolan ikan hiu berenang mendekat ke Pantai Nusa Dua, Bali, viral di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah ikan hiu bergerombol mendekat ke bibir pantai dan menjadi perhatian sejumlah turis.

Video tersebut juga dibagikan oleh akun Instagram @denpasar.viral. Berdasarkan keterangan, video tersebut diambil pada Selasa (20/8).


"Terpantau banyaknya ikan hiu menepi di bibir pantai Nusa Dua, Selasa (20/8) siang tadi," tulis akun tersebut. "Sehingga membuat heboh pengunjung pantai."

Menurut Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, Suko Wardono, kemunculan hiu tersebut diduga karena banyaknya ikan kecil yang bisa dimangsa di Pantai Nusa Dua. "Kemunculan hiu biasanya terkait kelimpahan makanan di perairan tersebut," jelas Wardono dilansir detikcom pada Kamis (22/8).

Sementara itu, Direktur Nusa Dua Reef Foundation (NDRF), Pariama Hutasoit, menjelaskan hiu-hiu tersebut merupakan jenis Blackpit. Biasanya, hiu jenis ini hidup di daerah terumbu karang.

"Ini jenis Blackpit, dia ini hiu karang dan memang biasa bergerombol," ungkap Pariama dilansir Kumparan pada Kamis (22/8). "Dan (tinggal) di karang. (Habitatnya) di daerah Indo-Pasifik termasuk Indonesia."

Pariama menyebut bahwa kemunculan ikan hiu ini merupakan fenomena tahunan. Biasanya terjadi pada saat musim panen ikan, sekitar bulan Juli dan Agustus.

"Ini menurut laporan dari masyarakat yang selalu ada di pantai, sudah sekitar satu minggu ini. Saya sendiri dapat kabarnya beberapa hari yang lalu lewat video yang disebarluaskan," ujar Pariama. "Saya tidak tahu pasti jumlahnya berapa tetapi banyak dan menurut laporan masyarakat yang saya jumpai sekitar 60 dan 70, katanya. Tapi tentu saja itu harus dibuktikan."

Kemunculan gerombolan hiu ini lantas menjadi tontonan para turis asing. Meski demikian, Pariama menghimbau agar para turis tak terlalu dekat dengan hiu karena dikhawatirkan bisa mengganggu ekosistem laut.

"Ini ada tiga turis lagi mendekati malah jadi objek wisata. Ada yang snorkling tadi. Mereka dekat-dekat tapi tidak masalah. Sebenarnya secara otomatis kan orang takut pada hiu," pungkasnya. "Pengaruh dari media terutama film-film tapi bukan berarti juga menyarankan kalau ada hiu didatang-datangi kasihan juga kan terganggu. Sebaiknya (tidak dekat), tapi dia juga tidak menyerang manusia. Blackpit tidak menyerang."

You can share this post!

Related Posts
Loading...