Pria Ini Jadi Miliarder dalam Semalam Usai Temukan Batu Mulia Langka
Tanzania Ministry of Minerals
SerbaSerbi

Batu mulia ini memiliki daya tarik pada ragam warnanya termasuk merah, hijau, ungu, dan biru. Ahli geologi setempat memperkirakan pasokannya mungkin habis dalam 20 tahun ke depan.

WowKeren - Seorang penambang berskala kecil mendadak menjadi kaya dalam waktu semalam. Semua itu berkat batu mulia langka yang ditemukannya.

Adalah Saninu Lazier, pria asal Tanzania yang menemukan batu tanzanite seharga puluhan miliar rupiah hingga membuatnya menjadi seorang miliarder dalam waktu semalam.

Batu tersebut merupakan Tanzanite ketiga yang ditemukan oleh Lazier, dengan berat 6,3 kilogram. Batu ini merupakan batu mulia langka yang hanya bisa ditemukan di Tanzania bagian utara.

Tanzanite biasa digunakan untuk membuat ornamen. Batu mulia ini memiliki daya tarik pada ragam warnanya termasuk merah, hijau, ungu, dan biru. Ahli geologi setempat memperkirakan pasokannya mungkin habis dalam 20 tahun ke depan.

Nilai batu tanzanite ditentukan oleh kelangkaannya. Semakin halus warna yang dimilikinya dan semakin jernih maka akan semakin tinggi juga harganya. Lazier yang menemukan batu ini pun memutuskan untuk menjualnya ke pemerintah.


"Menjualnya kepada pemerintah berarti tidak ada jalan pintas," kata Lazier dalam pernyataannya di sebuah upacara di tambang yang terletak di utara Mererani seperti dilansir dari BBC Indonesia, Selasa (4/8). "Mereka transparan."

BBC Aboubakar Famau yang melaporkan dari ibu kota Dodoma menyebutkan jika para penambang kerap mengeluh tentang pembayaran yang terlambat. Sementara itu, Lazier yang berhasil mendapatkan Rp 42 miliar dari batu tersebut, mengatakan akan memakai uang tersebut untuk membangun sekolah dan fasilitas kesehatan di distrik Simanjiro di utara Manyara.

Kendati telah menjadi miliarder berkat menjual batu mulia, Lazier mengatakan tidak akan mengubah gaya hidupnya. Dia mengaku akan terus memelihara 2.000 ekor sapi miliknya.

Penambangan ilegal untuk mencari tanzanite rupanya juga banyak terjadi di Tanzania. terutama di dekat tambang yang dimiliki oleh perusahaan besar.

Lokasi penambangan Mererani di Manyara diyakini sebagai satu-satunya sumber tanzanite di dunia. Tak heran jika pada 2017 lalu Presiden Magufuli sempat memerintahkan militer untuk membangun tembok sepanjang 24 km di sekitar lokasi penambangan tersebut.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts