Studio Film Baru Tengah Dibangun di Luar Angkasa, Bakal Selesai dalam Waktu Dekat
pixabay.com/Ilustrasi/WikiImages
Film

Proyek tersebut akan memerlukan usaha yang lebih berat mengingat ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan, termasuk mengenai keselamatan serta proses konstruksi yang berbiaya mahal.

WowKeren - Tom Cruise telah memiliki rencana untuk membuat film aksi yang berbasis di ruang angkasa. Film ini memiliki mitra yang membawa pengalaman studio ke batas baru, Space Entertainment Enterprise yang ikut memproduksi proyek yang belum diberi nama.

Mereka mengusulkan untuk membangun arena di luar angkasa bersama dengan tempat untuk merekam film dan pertunjukan seperti itu dalam gravitasi nol. SEE memproyeksikan bahwa proyek itu akan selesai dalam waktu dua tahun, lebih tepatnya 2024 nanti. Proyek tersebut akan memerlukan usaha yang lebih berat mengingat ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan, termasuk mengenai keselamatan.

Tentu saja, kru harus menyelesaikan konstruksi di sana, yang mana itu akan memerlukan biaya yang sangat mahal. Kemudian, akan muncul masalah hukum yang mengharuskan selebriti bermigrasi ke sana untuk memfilmkan proyek mereka dan membuat mereka kembali dengan selamat.


Axiom Space akan menangani konstruksi. Mereka terkenal karena membangun elemen komersial Stasiun Luar Angkasa Internasional. "SEE-1 adalah kesempatan luar biasa bagi umat manusia untuk pindah ke alam yang berbeda dan memulai babak baru yang menarik di luar angkasa," tulis pendiri SEE Dmitry dan Elena Lesnevsky dalam sebuah pernyataan.

Keduanya yakin bahwa dengan dibukanya tempat itu akan semakin mengembangkan dunia kreativitas yang baru. Selama empat tahun pertama studio itu akan dikaitkan ke ISS. Kemudian pada tahun 2028, studio itu akan memutuskan tautan dan berdiri di strukturnya sendiri.

"Dengan pemimpin dunia Axiom Space yang membangun fasilitas revolusioner yang mutakhir ini, SEE-1 tidak akan menyediakan hanya yang pertama," lanjut keduanya. "Tetapi juga struktur ruang angkasa berkualitas tinggi yang memungkinkan perluasan industri hiburan global senilai dua triliun dolar ke orbit rendah Bumi."

Michael Suffredini, presiden/CEO Axiom Space mengatakan bahwa Studio Axiom itu akan menjadi stasiun ruang angkasa komersial pertama di dunia. "Dirancang sebagai infrastruktur dasar yang memungkinkan ekonomi beragam di orbit," katanya.

(wk/zodi)


You can share this post!


Related Posts