Get Healthy : Banyak Gerakan Rebahan, Konten Kreator Ini Ungkap Kesalahan-Kesalahan Workout Pemula!
Dokumentasi Stephanie
Health
Get Healthy

Meski termasuk mudah, kesalahan-kesalahan workout kerap kali tak sadar dilakukan para pemula sampai akibatkan cedera. Lantas, apa saja kesalahan tersebut? Intip ulasan Stephanie Lie berikut ini!

WowKeren - Bagi kalian yang tak punya banyak waktu luang, workout di rumah menjadi salah satu alternatif olahraga terbaik. Terbukti, sudah banyak orang berhasil mendapatkan berat badan impian berkat rutin workout. Di sisi lain, workout secara mandiri kerap membuat beberapa orang kesulitan menyesuaikan hingga salah melakukan gerakan. Hal inilah yang dialami oleh Stephanie Lie. Konten kreator satu ini bahkan sampai cedera karena melakukan kesalahan gerakan ketika workout.

Perjalanan Stephanie berolahraga awalnya bermula setelah dirinya mendapatkan bully dari orang-orang sekitar. Saat itu, berat badannya mencapai angka 78 kilogram. Ia pun sempat menjalankan diet ketat selama satu bulan demi menurunkan berat badan. Merasa hasil penurunan berat badan tidak terlalu signifikan, wanita yang kini berusia 21 tahun ini akhirnya memutuskan untuk mulai berolahraga.



Photo-INFO

TikTok/stephanielie_



Pilihan olahraga Stephanie akhirnya jatuh pada workout di rumah. Berbekal video-video dari YouTube dan Instagram, ia mempelajari satu per satu gerakan workout. Di awal, Stephanie mengaku masih susah menyesuaikan gerakan. Bahkan, ia kerap lakukan kesalahan-kesalahan gerakan hingga membuatnya sampai cedera. Meski demikian, ia tak lantas menyerah dan terus belajar dari kesalahan.

Kesungguhan dan komitmen Stephanie untuk serius menjalankan workout ini akhirnya berbuah manis. Dengan dibarengi pola makan sehat dan istirahat teratur, ia jadi sukses menurunkan berat badannya menjadi 52 kilogram. Bahkan kini, ia pun masih rajin dan konsisten melakukan workout disertai pola makan sehat demi mempertahankan berat badannya.

Kepada WowKeren untuk rubrik Get Healthy, Stephanie secara terang-terangan berbagi tentang kesalahan-kesalahan workout yang sebaiknya dihindari oleh pemula. Ingin tahu apa saja? Simak ulasan lengkap Stephanie berikut ini!

(wk/yoan)

1. Salah Mindset Di Awal Diet


Salah Mindset Di Awal Diet
TikTok/stephanielie_

Stephanie mengungkapkan bahwa kesalahan awal para pemula saat mulai workout adalah mindset. Umumnya, mereka akan mulai workout dengan tujuan untuk kurus. Meski bukan hal yang salah, namun memulai dengan tujuan tersebut hanya akan membuat seorang pemula jadi susah untuk konsisten. Karena itulah, ada baiknya perbaiki mindset terlebih dahulu sebelum mulai untuk workout.

"Workout itu bukan sekedar hanya untuk kurus. Kalau mulai workout cuma karena ingin kurus, itu akan semantara saja hasilnya," beber Stephanie. "Tapi, kalau menjadikan workout sebagai kebiasaan hidup yang bisa dilakukan setiap hari, akan lebih nyaman dan efektif. Jadi ketika workout, tidak terasa sebagai beban."

Saat mindset sudah benar, para pemula akan lebih mudah menyaring dan membedakan informasi berupa fakta dan mitos diet. Dengan hal ini, mereka jadi tidak akan mudah terjebak dengan langkah-langkah yang salah seperti melakukan olahraga ekstrem karena anggapan makin banyak keringat keluar, semakin banyak lemak terbakar.

"Banyak orang merasa, semakin banyak keringat (saat workout) semakin bagus (pembakaran lemaknya), padahal enggak. Keringat itu keluar karena temperatur tubuh yang menyesuaikan. Jadi, tanpa keringat pun, asal gerakan (workout) benar dan tepat, itu juga sangat berpengaruh," tambah Stephanie.

2. Intensitas Workout yang Berlebihan


Intensitas Workout yang Berlebihan
TikTok/stephanielie_

Seperti yang sudah disinggung pada poin sebelumnya, kesalahan mindset akan mengantarkan pemula pada langkah-langkah yang kurang tepat. Salah satunya adalah melakukan workout dengan intensitas yang terlalu tinggi demi mendapatkan hasil penurunan berat badan yang cepat. Padahal, langkah tersebut termasuk kurang tepat.

"Dulu sempat berpikiran bahwa harus melakukan workout sebanyak-banyaknya agar bisa mempercepat penurunan berat badan. Setelah saya cari, ternyata anggapan itu sangat-sangat salah," ujar Stephanie. "Jadi, workout-lah sebisa kamu walaupun 15-20 menit setiap hari, itu sudah cukup. Karena terpenting, workout itu yang penting gerakannya benar."

Pada dasarnya, hasil workout tidak bisa didapatkan secara instan hanya dengan menambah intensitasnya. Cukup lakukan workout sesuai kemampuan secara berkelanjutan dan konsisten. Agar hasil workout lebih maksimal, pemula juga wajib menerapkan pola makan sehat serta istirahat yang cukup.

"Hasil workout itu juga akan terlihat jika dibarengi dengan defisit kalori atau menjaga pola makan. Untuk pola makan yang saya terapkan itu pagi konsumsi dua butir putih telur dan buah. Sedangkan siang, pembagian karbohidrat, lemak, proteinnya harus seimbang," ungkap Stephanie. "Jadi, disesuaikan saja asal tidak melewati batas kebutuhan kalori. Ditambah, kita harus lebih mengatur pola hidup dengan tidak sering begadang dan banyak minum air putih."

3. Tergesa-gesa Setiap Melakukan Gerakan Workout


Tergesa-gesa Setiap Melakukan Gerakan Workout
TikTok/stephanielie_

Kesalahan lain yang sering dilakukan pemula saat workout adalah melakukan gerakan dengan tergesa-gesa atau terburu-buru. Biasanya, pemula tergesa-gesa karena dirasa gerakannya jadi lebih ringan dilakukan. Akibatnya, tujuan masing-masing gerakan workout jadi tidak maksimal untuk melatih otot tertentu.

"Untuk (gerakan) flutter kicks-nya, kan ada banyak orang yang tergesa-gesa banget, asal gerak dan mengikuti saja yang penting ringan. Padahal, sebenarnya jangan tergesa-gesa. Itu lebih ke ketika kaki lurus ke bawah, gerakan pelan-pelan tapi ya enggak asal gerak saja," beber Stephanie. "Terus, gerakan in and out itu mirip dengan sit up. Kebanyakan, orang-orang itu posisinya salah dan lagi-lagi, tergesa-gesa yang penting melakukan dan gerak."

Karena itulah, Stephanie menyarankan kepada pemula untuk tidak terlalu tergesa-gesa saat melakukan gerakan workout seperti flutter kicks, sit up, dan lain sebagainya. Cukup lakukan gerakan workout secara perlahan-lahan dengan durasi semampunya secara konsisten dan berkelanjutan.

4. Tak Perhatikan Detail Gerakan


Tak Perhatikan Detail Gerakan
TikTok/stephanielie_

Tak hanya tergesa-gesa, pemula kerap kali asal gerak mengikuti video tanpa memperhatikan detail gerakan. Padahal, detail ini sangat penting untuk memudahkan pemula agar tak terlalu kesulitan melakukan gerakan. Menurut Stephanie, aneka variasi plank masih menjadi langganan kesalahan gerakan yang paling banyak dilakukan oleh para pemula.

"Salah satu contoh gerakan yang banyak orang melakukan kesalahan itu plank. Waktu saya masih pemula dan belajar, bagian bokong itu nurun-nurun terus jadi gerakannya belum efektif," ujar Stephanie. "Kemudian side plank. Kebanyakan orang akan merasa kesusahan karena yang ditumpu adalah berat badan. Makanya, banyak orang yang pas melakukan itu bokongnya condong ke atas. Padahal, harusnya rata dengan posisi tubuh belakang."

Tak hanya aneka variasi plank, Stephanie mengungkapkan bahwa para pemula juga kerap melakukan kesalahan saat melakukan gerakan sit up hingga squat. Biasanya, pemula akan mengangkat tubuh bagian atas sampai menunduk saat sit up. Padahal, cukup angkat hingga posisi hampir tegak saja agar lebih maksimal melatih otot perut.

"Terus untuk sit up, itu kan posisi tubuh bagian atas naik-turun. Nah, sebenarnya posisi gerakan (sit up) itu sebaiknya tidak langsung full power ke depan (saat tubuh bagian atas naik). Itu lebih bagus untuk melatih bentuk otot perut," sambung Stephanie. "Selain itu juga squat. Biasanya orang hanya nungging. Padahal, harusnya otot paha sejajar dengan lutut ketika menunduk."

5. Tidak Mengunci Perut Saat Melakukan Gerakan


Tidak Mengunci Perut Saat Melakukan Gerakan
TikTok/stephanielie_

Menurut Stephanie, kesalahan workout pemula didominasi oleh gerakan-gerakan yang bisa dilakukan sembari rebahan. Hal ini disebabkan karena posisi rebahan disebut paling nyaman sehingga pemula kerap abai memperhatikan detail gerakan. Tak hanya pemula, kesalahan-kesalahan gerakan ini juga bisa dilakukan oleh seseorang yang sudah lama melakukan workout.

Agar gerakan rebahan jadi lebih maksimal untuk melatih otot perut, Stephanie menyarankan para pemula untuk mengunci perut saat melakukan workout. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menahan perut ketika melakukan gerakan. Umumnya, para pemula tak menerapkan hal ini sehingga gerakannya jadi kurang maksimal dalam melatih otot perut.

"Lebih banyak gerakan yang sering salah itu rebahan memang. Karena gerakan workout yang rebahan ini kan posisi paling nyaman. Jadi, kadang saking nyamannya sampai kurang terasa bagian gerakan mana yang salah," tutur Stephanie. "Saat melakukan gerakan workout, ada baiknya bagian sisi perut dikuatkan. Apalagi ketika plank, perut itu harus dikunci atau ditahan."

6. Efek Samping Salah Gerakan Workout


 Efek Samping Salah Gerakan Workout
TikTok/stephanielie_

Stephanie menerangkan bahwa salah satu efek yang mungkin terjadi saat melakukan kesalahan gerakan workout adalah susah membentuk otot yang diinginkan. Tak hanya itu saja, salah gerakan juga berpotensi meningkatkan risiko cedera. Hal inilah yang sempat terjadi pada dirinya pada saat masih pemula. Saat itu, ia terlalu tergesa-gesa melakukan side plank hingga membuat bahunya cedera.

"(Kalau gerakannya salah) menurut saya itu kurang efektif. Perbedaan paling gampangnya yang pertama susah untuk membentuk otot yang diinginkan dan enggak cepat membentuk bagian tubuh tertentu. Terus, bisa saja nanti keseleo atau cedera karena salah gerakan," terang Stephanie. "Dulu saya pernah (cedera) karena saat side plank, bagian bahu sempat tertarik karena terlalu tergesa-gesa."

Saat tubuh sudah terasa ada indikasi cedera, segera lakukan istirahat selama beberapa hari. Jangan forsir menambah intensitas gerakan dengan harapan sakit akan mereda. Pasalnya, hal itu justru akan membuat cedera semakin parah.

7. Terus Konsisten Jalankan Latihan dan Perdalam Ilmu


Terus Konsisten Jalankan Latihan dan Perdalam Ilmu
TikTok/stephanielie_

Menurut Stephanie, kesulitan melakukan gerakan merupakan salah satu penyebab utama banyak pemula melakukan kesalahan saat workout. Karena itulah, ia menyarankan kepada para pemula untuk terus konsisten melakukan latihan. Saat tubuh sudah terbiasa melakukan gerakan, otot-otot akan lebih fleksibel sehingga gerakan apapun jadi bisa dieksekusi dengan sempurna.

Tak hanya latihan, para pemula juga wajib memperdalam ilmunya agar paham tentang detail-detail gerakan yang dilakukan. Cara ini bisa dilakukan dengan banyak menonton video-video workout di YouTube atau TikTok. Ditambah, Stephanie juga mengingatkan pemula untuk terus belajar dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan sebelumnya.

"Kesulitan melakukan gerakan workout yang benar itu mungkin karena ototnya masih kaku karena kurangnya mencoba (latihan) gerakan itu. Jadi, mungkin workout-nya bisa ditambah jadi seminggu tiga kali. Selain itu, kadang orang juga kurang mencari pengetahuan tentang detail gerakan. Intinya belajar saja. Kalau tempat belajar bisa dari YouTube atau follow coach-coach di TikTok, itu juga lumayan membantu. Yang penting, jangan pernah berhenti untuk belajar dari kesalahan kamu," tutup Stephanie.



You can share this post!