Tayang 20 Tahun Silam, Ternyata Ada 7 Rahasia Besar Film 'Titanic' yang Kamu Enggak Tahu
Film

Ulang tahun ke-20, ternyata sampai sekarang film 'Titanic' mengalirkan royalti senilai Rp 246 juta setahun lho, penasaran? Simak fakta-fakta tentang 'Titanic' berikut ini.

WowKeren - Siapa sih yang gak tahu film "Titanic"? Pada Januari tahun 2018 ini, film ini ternyata sudah genap berusia 20 tahun lho. Sejak ditayangkan pertama kali pada tahun 1998 di Inggris, "Titanic" telah menyabet 11 penghargaan Piala Oscar.

Untuk memperingati dirilisnya "Titanic" 20 tahun silam, ini dia sederet kisah menarik di balik pembuatan film yang menyita perhatian dunia ini. Kisah tentang aktor, pemeran pengganti, peringkat dan rahasia-rahasia film yang daya tariknya semakin besar seiring dengan bertambahnya usia ini wajib kamu ketahui.

Daripada bikin penasaran, yuk intip ada rahasia besar apa saja sih? Simak ulasan berikut ini:

1. Kisah Unik di Balik Pemerannya

Pemeran dalam film "Titanic" tentu tidak dipilih begitu saja. Sederet nama terkenal sampai dengan aktor bayaran yang punya peran kecil, mendukung kesuksesan film ini.

Namun, siapa sangka kalau beberapa aktor dan aktris hebat sempat menolak dan bahkan dipecat dari perannya di "Titanic" gara-gara hal-hal aneh. Siapa mereka?

Ditawari berperan sebagai Kapten Smith, Robert De Niro malah menolak peran tersebut karena sakit infeksi saluran cerna. Sementara itu, Lindsay Lohan, yang saat itu masih berusia 9 tahun, hampir saja mendapatkan bagian sebagai teman muda Jack. Akan tetapi, akhirnya dia dipecat karena rambut merahnya bentrok dengan bulu tengkuk Rose yang kemerahan.

Cerita menarik tentang aktor dari "Titanic" lainnya berasal dari Reece Thompson III. Dia hanya berperan sebagai penumpang anak-anak di "Titanic". Meskipun begitu, ia mengaku masih mendapatkan cek royalti senilai 20 ribu Euro atau sekitar Rp 326 juta. Uang itu cukup digunakan untuk membayar kuliahnya dan membeli mobil.

2. 'Kegilaan' Sutradara 'Titanic'

Sebagian besar kesuksesan film ini bisa dibilang karena sutradaranya. Menurut Kate Winslet, sutradara "Titanic", James Cameron, dinilai memiliki kepribadian yang tidak bisa kamu percaya.

Salah satu kegilaan Cameron adalah menyajikan pemain tambahan dengan nama dan kisah asli dari penumpang "Titanic". Itu ia lakukan dengan alasan untuk membuat fimnya lebih terasa autentik.

Kegilaan lain sutradara peraih 3 oscar untuk "Titanic" ini terkait dengan sketsa Rose. Gambar yang menunjukkan potret Rose yang diceritakan digambar oleh Jack, sebenarnya dibuat sendiri dengan tangan Cameron.

Alasannya ternyata sederhana, karena Leonardo DiCaprio sepertinya tidak bisa menggambar. Cameron juga bahkan menghabiskan waktu hampir 36 jam untuk mengambil satu adegan.

3. Lupakan CGI, Semua Nyata

"Titanic" adalah salah satu film aksi besar terakhir yang rekam dengan cara tradisional. Film ini mengesampingkan citra yang dihasilkan komputer dalam pembuatannya. Semuanya direkam secara nyata. Itulah mengapa film ini menghabiskan biaya 5,5 juta Euro ekitar Rp 89,7 miliar untuk membuatnya.

Sebidang tanah seluas 40 hektar di Meksiko dibeli untuk menempatkan tangki yang menampung 17 juta galon air. Kubangan air itu sebesar dua lapangan sepak bola lho. Nggak hanya itu aja, tangkinya juga bisa dimiringkan sebanyak 6 derajat untuk menghasilkan efek ombak.

Bagian depan kapal memiliki mekanisme yang memungkinkannya untuk tenggelam. Selain itu, bagian depannya juga bisa naik sebanyak 90 derajat. Ini penting untuk adegan saat kapal terbelah menjadi dua.


Pantesan biayanya banyak ya? Untuk menghasilkan film dengan efek bagus memang butuh biaya besar.

4. Totalitas Properti Film

Adegan saat penumpang yang mengapung-apung di laut ternyata diambil dari tempat sedalam 90 kaki dan menampung 350 ribu air galon. tempat itu benar-benar seperti sebuah kolam yang juga dipanaskan sampai 80 derajat.

Winslet mengakui saat adegan tersebut, dia menolak untuk memakai wetsuit dibalik kostumnya. Alasannya sih agar ketika ia menggigil bisa terlihat alami. Tapi, siapa yang tahu kalau dia terkena hipotermia sungguhan.

Untuk menggambarkan penumpang yang tenggelam dan berubah menjadi mayat beku, efek asli juga ditambahkan. Para aktor tersebut diberi bubuk yang mengkristal ketika terkena air dan lilin yang diterapkan pada rambut dan pakaian mereka. Efeknya, penampil glasial mereka terlihat sangat asli.

5. Penghargaan dan Keuntungan yang Diraih

Film "Titanic" berhasil menyabet 11 penghargaan Piala Oscar dengan keuntungan 1,8 miliar Euro atau sekitar Rp 29,3 triliun. Kesuksesan ini tentu tidak mengejutkan jika dibandingkan dengan usaha yang dilakukan. Sempat ditunda perilisannya selama 5 bulan, "Titanic" berhasil membungkam semua kritikan dengan respon yang luar biasa.

"Titanic" berhasil mendapakan 20 juta Euro (sekitar Rp 326 miliar) dalam semalam di akhir pekan pertamanya. Paramount bahkan harus mengirimkan gulungan film pengganti karena salinan di bioskop-bioskop sudah habis.

Sejauh ini, "Titanic" telah mendapatkan penghasilan sebnayak 1,8 miliar Euro di seluruh dunia. Pada tahun 1998, "Titanic" mendapatkan 14 nominasi Penghargaan Piala Oscar dan berhasil menyabet 11 penghargaannya.

6. Pemujaan pada Keautentikan

Kegilaan Cameron pada hal-hal yang mendekati keasliannya berlanjut di sini. Panel kayu yang digunakan Rose untuk mengapung setelah kapal tenggalam ini dasarkan pada artefak asli. Artefak tersebut sekarang dipajang di Maritime Museum of The Atlantic di Halifax, Nova Scotia.

Pada saat kapal tenggelam, jam di tangga di balik mereka menunjukkan pukul 2:20 pagi. Itupun adalah waktu sesungguhnya ketika kapal "Titanic" asli tenggelam.

7.Kalau Jack Masih Hidup

Tragedi utama dalam film ini saat Rose tetap hidup dan Jack mati, membuat banyak penggemar marah. Para penggemar yakin saat itu ada sebuah ruang yang cukup bagi mereka berdua untuk mengapung bersama.

Beberapa orang mengklaim itu membuat Rose - yang terkenal menyatakan, "Saya tidak akan pernah membiarkanmu pergi, Jack" saat kapal tenggelam - terlihat kurang nyata. Winslet menambahkan kemarahan penggemar sat berbicara tentang karakternya itu.

"Saya berbohong. Aku mengangkat tanganku ke atas. Aku membiarkannya pergi," kata Kate. Kalau saja saat itu diceritakan Jack hidup, bisa dibilang, dalam 20 tahun kemudian tidak akan ada yang membicarakan film ini.

(wk/)

You can share this post!