3 Warga Indonesia Termasuk Korban Luka Tragedi Penembakan 'Dark Knight Rises'
Film

Satu keluarga asal Indonesia yang terdiri dari ayah, ibu serta anak dilaporkan menjadi korban dalam tragedi itu dan tengah menjalani perawatan.

WowKeren - Berita duka mengejutkan datang dari tragedi penembakan pemutaran "The Dark Knight Rises" di Aurora, Colorado, Amerika Serikat. Dari sejumlah korban yang terluka, 3 diantaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Mereka merupakan satu keluarga yang ikut menonton pemutaran film tersebut.

Sang ayah, Anggiat M Situmeang (45 tahun), menderita luka memar di dekat mata sebelah kiri karena serpihan dinding akibat penembakan tersebut. Sedangkan istrinya, Rita Paulina br. Silalahi (45 tahun), mengalami luka di bagian lengan dan kakinya serta segera dilarikan ke Rumah Sakit Denver Health.

Malangnya, anak mereka, Prodeo Et Patria Situmeang (15 tahun), ikut menjadi korban luka tembak. Ia tertembak di bagian punggung bawah kiri dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat. "Menurut Informasi yang kami terima, yang bersangkutan dalam keadaan stabil. Proyektil pelurunya memang masih menempel di kaki tapi tidak mengenai organ vital," ujar Sri Wahyuni, Konsul Protokol dan Konsuler pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Los Angeles, Jumat, 20 Juli, waktu setempat.


Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, seorang pria berusia 24 tahun, James Holmes, meniru tokoh penjahat "The Dark Knight Rises" dan melakukan aksi penembakan brutal di sebuah bioskop di Colorado. Presiden Obama pun mengutuk aksi brutal penembakan yang menyebabkan 12 orang meninggal dunia dan 59 penonton terluka ini.

"Itu adalah aksi yang benar-benar brutal, sangat jahat dan tak berprikemanusiaan," ujar Presiden Obama. "Alasan apapun tak dapat diterima untuk kejahatan itu. "Pemerintah akan mengusahakan yang terbaik dan melakukan apapun agar pelaku bisa diadili atas kejahatannya."

(wk/)

You can share this post!