7 Bahan Alami Pengganti Gula, Lebih Sehat dan Tak Kalah Enak
bigstock
Health

Selain lebih rendah kalori, bahan-bahan alami pengganti gula ini juga diketahui mengandung zat-zat lain yang bermanfaat bagi tubuh.

WowKeren - Memiliki tubuh yang sehat harus dimulai dari diri sendiri. Hidup sehat bisa dimulai dari cerdas menerapkan pola hidup hingga makanan yang baik bagi tubuh.

Gula menjadi salah satu makanan yang hampir tidak bisa dihindari untuk dikonsumsi. Fakta menyebutkan bahwa orang-orang didunia diperkirakan mengonsumsi lebih dari 500 kalori tambahan yang berasal dari gula. Sayang, hal ini masih kerap kali disepelekan. Akibatnya, penyakit yang timbul akibat kelebihan berat badan hingga bahaya penyakit-penyakit akibat gula lain, seperti diabetes, masih menjadi ancaman tersendiri.

Mengonsumsi gula yang berlebih benar-benar dapat membahayakan tubuhmu, terutama bahaya penyakit jantung. Sebuah penelitian tahun 2013 menyebutkan bahwa gula bisa memengaruhi mekanisme pemompaan jantung dan meningkatkan risiko gagal jantung.


Tidak hanya itu, sebuah penelitian tahun 2008 juga mneyebutkan bahwa konsumsi fruktosa berlebih bisa dikaitkan dengan peningkatan kondisi yang disebut resistensi leptin. Leptin sendiri adalah hormon yang memberi tahu jika tubuh sudah memiliki cukup makanan. JIka hormon tersebut terganggu, maka akan menyebabkan kita mengonsumsi makanan secara berlebih yang mengarah pada obesitas.

Sudah tahu kan beberapa bahaya dari gula yang seolah tidak ada habisnya? Lalu, tahukah kamu bahwa rasa manis yang ditimbulkan oleh gula ini bisa juga diganti dengan bahan-bahan alami lainnya yang lebih sehat dan tentunya tak kalah enak?

Sebelum menyesal karena terlambat menghentikan konsumsi gulamu, segera ganti dengan bahan-bahan alami berikut ini, ya. Tenang aja, bahan-bahan pengganti gula ini enggak kalah enak dan bahkan lebih menyehatkan, lho.

(wk/silm)

1. 1. Stevia


1. Stevia
bigstock

Bahan alami pengganti gula yang pertama adalah Stevia. Stevia merupakan jenis tanaman yang populer dimanfaatkan sebagai pemanis di Amerika Selatan dan juga Asia Timur. Ada ratusan jenis tanaman Stevia, namun hanya jenis Stevia rebaudiana yang digunakan sebagai pemanis sejak ratusan tahun yang lalu.

Sebagai bahan pengganti gula, Stevia memiliki banyak manfaat dan keunggulan. Ia memiliki tingkat kemanisan mencapai 200 hingga 300 kali kemanisan tebu. Stevia juga diketahui rendah kalori dan aman dikonsumsi bagi penderita diabetes dan obesitas.

Bagian tanaman yang digunakan sebagai pemanis adalah bagian daun. Caranya yakni dengan mengeringkan daun Stevia di bawah sinar matahari selama lebih kurang 12 jam. Selain itu, bisa dilakukan dengan mengeringkannya di microwave selama 2 menit saja lalu diserbukkan. Untuk bentuk cair bisa dilakukan dengan merendam daun dalam air dengan perbandingan 4:1 selama 24 jam lalu disimpan dalam kulkas.

2. 2. Sirup Agave


2. Sirup Agave
bigstock

Selain Stevia, kamu juga bisa menggunakan sirup yang terbuat dari tanaman Agave. Agave sendiri merupakan sebuah tanaman yang mirip dengan lidah buaya atau juga kaktus. Ia tumbuh di daerah kering dan berasal dari Meksiko.

Meski sirup jenis ini memiliki kalori yang cukup tinggi daripada gula tebu biasa, rasanya lebih manis. Oleh karena itu, kamu mungkin hanya butuh mengonsumsinya dengan jumlah yang lebih sedikit daripada gula tebu biasa.

Banyak ilmuwan yang berpendapat bahwa lonjakan gula darah dapat memicu mekanisme penyimpanan lemak di tubuh. Oleh karena itu, jika kamu sedang berusaha menurunkan berat badan, mengganti gula dengan sirup agave ini juga bisa menjadi alternatifnya.

3. 3. Sirup Maple


3. Sirup Maple
bigstock

Sirup maple terbuat dari cairan getah pohon maple. Lebih dari 80 persen sirup maple yang ada di dunia diproduksi di Kanada. Memiliki banyak kandungan zat-zat bermanfaat lain menjadikan sirup maple ini layak digunakan sebagai pengganti gula tebu biasa.

Sirup maple diketahui kaya akan kalsium, kalium, seng, dan juga mangan yang bermanfaat bagi tubuhmu. Akan tetapi, meski mengandung banyak zat bermanfaat lain daripada gula tebu biasa, kamu tetap tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan, ya.

4. 4. Applesauce atau Saus Apel


4. Applesauce atau Saus Apel
bigstock

Bahan alami selanjutnya yang bisa kamu jadikan untuk pengganti gula adalah Applesauce atau saus apel. Saus apel alami hanya memiliki 120 kalori per kemasan, sedangkan dengan jumlah yang sama, gula bisa memiliki 774 kalori. Banyak sekali kan perbedaannya?

Saus apel merupakan sumber serat yang baik dan mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang bermanfaat. Saus apel mengandung vitamin C dan kalium. Kandungan seratnya membantumu merasa kenyang dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan konstipasi.

5. 5. Kurma Kering


5. Kurma Kering
bigstock

Kurma kering mengandung sejumlah besar kalori yang kebanyakan berasal dari karbohidrat. Akan tetapi, kurma juga memiliki sejumlah besar serat dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Selain itu, bahan alami yang bisa kamu jadikan untuk pengganti gula ini juga mengandung beberapa vitamin yang mengesankan.

Tidak seperti gula, tekstur kurma kering pengganti gula ini memiliki ukuran kristal yang lebih besar dan tidak larut. Akan tetapi, jangan khawatir karena rasanya tak kalah nikmat dan juga lebih menyehatkan tentunya.

6. 6. Gula Kelapa atau Gula Merah


6. Gula Kelapa atau Gula Merah
bigstock

Meski sama-sama bernama gula, bahan jenis ini diketahui banyak memiliki manfaat yang lebih baik dikonsumsi daripada gula tebu biasa. Gula kelapa atau gula merah ini juga banyak ditemui dan dipakai di Indonesia.

Gula kelapa kayak akan vitamin C dan juga kalium. Kandungan zat-zat baik dalam gula kelapa diyakini bisa memberikan banyak mnafaat lain, seperti mencegah anemia, meredakan sakit perut, dan menambah energi. Gula merah tentunya juga menjadi pengganti yang baik bagi penderita diabetes.

7. 7. Madu


7. Madu
bigstock

Pengganti alami dari gula tebu yang sudah banyak diketahui orang adalah madu. Madu juga dapat dipakai untuk meredakan batuk dan alergi. Selain itu, ia juga memiliki antioksidan yang bisa membantu mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung.

Di luar manfaat kesehatan, madu juga menjadi bahan yang paling mudah dijangkau dan ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Kandungan gula alami yang ada di madu mencapai 80 persen, 18 persen air dan 3 persen mineral serta protein dan juga vitamin. Sangat menyehatkan bukan? Soal rasa, tentu saja madu juga tak kalah enak dibanding gula putih biasa yang berasal dari tebu.

You can share this post!

Related Posts