Bisa Bikin Hidup Lebih Berkualitas, Ini 7 Dampak Positif Menarik Diri dari Media Sosial
Lifestyle

Sebagian orang ada yang memakai media sosial di luar batas wajar bahkan hingga kecanduan. Tak jarang pula hal ini akan menjadi salah satu penyebab menurunnya kualitas hidup.

WowKeren - Berselancar di media sosial sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan seiring dengan mudahnya akses internet didapatkan. Melalui media sosial kita tak hanya bisa mengetahu informasi yang tengah hangat diperbincangkan namun juga apa yang dilakukan oleh orang lain.

Pengguna media sosial juga beragam. Tak hanya dari dewasa, namun juga anak-anak, remaja, bahkan orang tua. Jika digunakan sewajarnya, media sosial bisa menjadi bermanfaat karena memberikan informasi yang diperlukan.

Namun terkadang, sebagian orang ada yang memakai media sosial di luar batas wajar bahkan hingga kecanduan. Tak jarang pula hal ini akan menjadi salah satu penyebab menurunnya kualitas hidup karena depresi yang berkembang. Untuk itu, tak ada salahnya mencoba sesekali untuk menarik diri dari media sosial. Berikut manfaat yang bisa kamu peroleh jika berhenti dari media sosial.

(wk/zodi)

1. Banyak Waktumu yang Akan 'Terselamatkan'


Banyak Waktumu yang Akan 'Terselamatkan'

Jika kamu hanya menggunakan waktu sebanyak 20 hingga 30 menit sehari untuk berselancar di medsos, hal itu masih bisa dibilang wajar. Namun jika kamu sudah lupa waktu dan menggunakan media sosial lebih dari 3 jam sehari maka kamu harus lebih berhati-hati.

Tanpa kamu sadari, akan banyak waktumu yang terbuang sia-sia. Alhasil pekerjaan akan semakin menumpuk. Oleh sebab itu, berhenti dari medsos bisa "menyelamatkan" waktu berhargamu untuk melakukan pekerjaan yang lebih produktif.

2. Mengurangi Kecemasan


Mengurangi Kecemasan

Pada umumnya orang berselancar di media sosial untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh orang lain. Namun tak jarang rasa penasaran justru akan membawa pada penyesalan. Pasalnya, bisa jadi setelah melihat kondisi orang lain yang dianggap lebih baik justru akan membuat was-was dengan kondisi diri sendiri.

Semakin banyak melihat "kebahagiaan" orang lain yang ditunjukkan di medsos hanya akan menambah rasa kecemasan dalam diri. Agar tidak semakin depresi, menarik diri untuk sementara waktu dari media sosial bisa menjadi solusi.

3. Lebih Percaya Diri dengan Dirimu Apa Adanya


Lebih Percaya Diri dengan Dirimu Apa Adanya

Melihat orang lain yang lebih pandai, lebih cantik, ataupun lebih kaya dari sisi materi bisa jadi akan menurunkan rasa percaya diri. Jika sudah begini, bukan tidak mungkin akan membuat manusia lupa untuk bersyukur.

Membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain tidak akan menyelesaikan masalah. Bahkan bisa membuatmu depresi karena terus kepikiran. Oleh sebab itu, berhenti aktif di medsos bisa mengurangi kecemasan-kecemasan itu dan membuatmu lebih percaya diri.

4. Bisa Tidur Lebih Nyenyak


Bisa Tidur Lebih Nyenyak

Terus memikirkan kebahagiaan orang lain yang tampak di media sosial bisa membuatmu terus kepikiran. Bahkan bukan tidak mungkin hal ini akan mengganggu kualitas tidurmu karena tak bisa berhenti memikirkannya.

Berhenti dari media sosial dan menjauhkan diri dari hal-hal yang bisa menimbulkan rasa cemas akan membuatmu hidup lebih tenang. Kamu pun juga akan bisa tidur dengan nyenyak setiap malam. Kualitas tidur yang baik turut mempengaruhi kualitas hidup, bukan?

5. Meningkatkan Interaksi Langsung dengan Teman Sekitar


Meningkatkan Interaksi Langsung dengan Teman Sekitar

Hal lain yang mungkin tidak kamu sadari saat asyik menghabiskan waktu di media sosial adalah kamu melupakan teman-teman sekitarmu. Terlalu banyak berselancar di medsos akan mengurangi peluang interaksimu dengan lingkungan sekitar.

Meski kamu berdalih jika kamu bisa berteman dengan banyak orang yang kamu temui di medsos, tetapi tidak ada jaminan mereka adalah orang baik, bukan? Oleh sebab itu untuk menciptakan hubungan yang erat dengan orang terdekatmu mulailah mengurangi waktumu berselancar di medsos.

6. Tak Perlu Khawatir Ketinggalan Tren


Tak Perlu Khawatir Ketinggalan Tren

Pada umumnya, orang akan mencari apa yang sedang hangat dibicarakan saat ini di media sosial. Salah satunya tren. Hal ini memang baik untuk membuatmu tetap update dengan informasi yang ada.

Tetapi ketahuilah jika sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Dalam level tertentu seseorang akan cemas takut ketinggalan tren jika meninggalkan medsos sebentar saja. Menarik diri dari medsos akan menghindarkanmu dari kondisi fear of missing out (FOMO) ini.

7. Emosi Lebih Terkontrol


Emosi Lebih Terkontrol

Di media sosial banyak informasi bertebaran di sana-sini dan tentu saja tidak semuanya adalah informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Tak sedikit hoaks yang menyebar dan tak sedikit pula orang yang mudah tersulut emosinya dengan informasi-informasi semacam ini.

Melepaskan diri dari medsos bisa membantumu untuk mengontrol emosi. Tak perlu khawatir, kamu masih bisa mendapatkan informasi update melalui cara lain misalnya dengan mengunjungi situs berita atau hiburan.

Dampak media sosial tak selamanya positif, namun juga negatif. Sayangnya, orang-orang yang sudah kecanduan tak jarang tidak menyadarinya sehingga hal ini bisa berdampak buruk.

Bersyukurlah jika kamu memiliki self alarm yang memberitahumu jika kamu sudah kecanduan medsos dan mulai berhenti. Berhenti pun juga tidak harus kamu lakukan untuk selamanya, namun bisa sementara waktu sekitar beberapa bulan. Kamu bisa kembali ke medsos namun pastikan kamu sudah memiliki kemampuan untuk mengontrol diri, ya.

You can share this post!

Related Posts