Pria Tionghoa Asal Singapura Ini Tuai Pujian Rapikan Alas Kaki Jamaah Masjid Tiap Salat Jumat
SerbaSerbi

Aksi pria Tionghoa asal Singapura ini menuai pujian dari warganet. Pasalnya ia mau merapikan ratusan alas kaki Jamaah Masjid Al-Mawaddah, Singapura setiap salat Jumat digelar.

WowKeren - Berbuat baik kepada sesama sejatinya tidak perlu memandang dari besar atau kecilnya perbuatan seseorang. Kebaikan bisa juga dilakukan dengan melakukan hal yang sederhana.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh pria Tionghoa asal Singapura ini. Perbuatan baiknya menjadi viral di dunia maya lantaran aksinya merapikan alas kaki Jamaah Masjid Al-Mawaddah, Singapura setiap Salat Jumat diunggah di media sosial Facebook.

Lewat halaman @MuslimYouthForumSingapore si admin menuliskan kisah Irfan Musthapa yang menceritakan Paman Steven (nama pria Tionghoa tersebut) yang selalu menatakan seluruh alas kaki jamaah masjid yang tengah melaksanakan Salat Jumat.

Postingan ini diunggah di Facebook pada Jumat (13/9). Dalam keterangan foto yang menunjukkan potret candid Steven tengah merapikan alas kaki para jamaah masjid, terlihat jelas betapa di tengah cuaca terik, bajunya yang basah karena keringat, bertelanjang kaki, serta tatapan penasaran ratusan jamaah, Steven berjongkok merapikan satu-persatu alas kaki para jamaah masjid.

Postingan Fanpage

Facebook


Hal ini dilakukan agar setelah Salat Jumat, para jamaah bisa lebih mudah dan nyaman untuk mengenakan alas kaki mereka masing-masing. Dan ketika ditanya mengenai alasan Steven melakukan hal tersebut, ia hanya menjawab santai bahwa dengan dirapikan maka alas kaki yang bertumpuk berantakan tak karuan itu bisa terlihat lebih rapi.

Diketahui Steven melakukan hal tersebut secara rutin setiap hari Jumat. Tak tanggung-tanggung ia merapikan ratusan alas kaki jamaah masjid tersebut.

Aksi heroik Steve yang tinggal di kawasan Hougang ini, sontak mendapatkan banyak respons positif dari para netizen. Betapa mereka sangat mengapresiasi kebaikan yang dilakukan oleh Steven ini.

Melihat uncle Steven, aku tidak bisa untuk tidak mengagumi sikapnya di depan dan untuk orang-orang yang berbeda keyakinan,” komentar seorang netizen yang menyampaikan kekagumannya.

Keragaman melampaui batas dan Paman Steven adalah bukti dari hal itu,” tambah netter lain.

Tindakan terkecil yang penting dan saya yakin ada sesuatu yang bisa kita hargai, hormati, dan mungkin tiru dari Paman Steven, untuk satu sama lain,” sahut netter.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts