Heboh Gadis Probolinggo Hidup Lagi Saat Jenazahnya Dimandikan, Ini Penyebabnya
SerbaSerbi

Heboh seorang gadis di Probolinggo tiba-tiba hidup kembali setelah dinyatakan meninggal dan jenazahnya sedang dimandikan. Ini dugaan penyebab peristiwa mengejutkan itu.

WowKeren - Warga Probolinggo baru saja digegerkan dengan berita adanya seorang gadis berusia 12 tahun yang hidup lagi setelah dinyatakan meninggal dunia. Meski demikian, gadis bernama Siti Masfufah Wardah ini akhirnya meninggal lagi.

Fenomena ini terjadi setelah gadis ini dinyatakan meninggal dunia akibat diabetes dan mengalami komplikasi. Siti yang dirawat di RSUD dr Mochammad Saleh Kota Probolinggo kemudian dinyatakan meninggal dunia pukul 06.00 WIB pada Senin (17/8).

Jenazah Siti kemudian dimandikan oleh kerabatnya pada pukul 07.00 WIB. Saat dimandikan, tiba-tiba jantung Siti kembali berdetak sehingga membuat kerabat yang memandikannya sangat terkejut.

”Saat dimandikan jenazahnya, tiba-tiba suhu tubuhnya hangat. Dan matanya yang terpejam tiba-tiba terbuka kembali,” ujar ayah Siti, Ngasiyo seperti dilansir dari Detik, Senin (17/8). “Dan dilihat detak jantungnya kembali berdebar dan tubuh bergerak.”

Jenazah Siti yang sudah berada di rumah duka kemudian kembali dibawa ke Puskesmas Lumbang oleh tim medis. Mereka langsung memberikan Siti oksigen untuk membantu pernapasan. Setelah menjalani perawatan selama 1 jam, Siti kembali dinyatakan meninggal dunia.


Fenomena tersebut diyakini tidak berkaitan dengan hal-hal mistis. Dalam dunia medis, ada istilah yang dikenal dengan nama lazarus syndrome atau Return of Spontaneous Circulation (ROSC) yang dialami pasien serangan jantung.

Kondisi tersebut diduga dialami oleh Siti. Adapun kasus tersebut sangatlah langka. Dalam literatur medis sendiri, fenomena ini hanya terjadi sekitar 38 kasus yang dilaporkan sejak 1982 saat sindrom ROCS pertama kali dikenalkan.

Dilansir Detik, peneliti menjelaskan jika 82 persen ROSC terjadi 10 menit setelah CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) atau bantuan pernapasan dihentikan. Dalam 45 persen kasus, pasien bisa mengalami pemulihan sistem saraf yang baik.

Peneliti mengungkap ada banyak kemungkinan penyebab fenomena itu. Salah satunya adalah tekanan yang terkumpul di dada saat dilakukan CPR. Kemungkinan lain adalah efek tertunda dari upaya pengobatan untuk resusitasi seperti adrenalin.

Selain itu, ada juga kemungkinan hiperkalemia yaitu kadar kalium atau potasium yang terlalu tinggi dalam darah. Kasus mirip Siti tersebut diduga banyak terjadi di dunia. Namun, fenomena orang hidup lagi setelah meninggal diyakini kerap underreported alias tidak terlaporkan.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts